Pasar Muara Karang Jakarta Utara Mulai Dibuka Bertahap
- 03 Sep 2026 21:15 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pasar Muara Karang (PMK) mulai dibuka secara bertahap setelah rampung direvitalisasi. Aktivasi pasar yang dimulai dari lantai dasar tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan denyut perdagangan sekaligus menyiapkan PMK sebagai salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi di Jakarta Utara.
Sejak pembukaan bertahap tersebut, sejumlah pedagang telah kembali berjualan di area strategis pasar dan mulai melayani masyarakat. Antusiasme warga juga terlihat seiring kembali beroperasinya berbagai fasilitas dan tenant di gedung pasar yang telah diperbarui.
Aktivitas perdagangan paling ramai berlangsung di lantai dasar. Los basah yang menjual daging, seafood, ikan, dan ayam telah beroperasi, disusul los kering yang menyediakan sayur-mayur serta buah-buahan segar. Sejumlah toko emas di lantai dasar juga mulai kembali melayani pelanggan.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung dan pedagang, fasilitas gedung seperti eskalator telah dioperasikan. Sementara itu, pembukaan kios di lantai dua dan tiga juga dilakukan secara bertahap oleh para penyewa.
Seiring berfungsinya gedung utama, area pasar sementara yang sebelumnya digunakan pedagang mulai dibongkar. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka ruang pembangunan akses masuk dan keluar gedung yang lebih representatif.
“Proses pembongkaran tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi pembangunan area akses masuk dan keluar gedung yang representatif. Proses pengerjaannya diperkirakan akan berlangsung selama satu bulan ke depan,” ujar Direktur Teknik & Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Robert Sarjaka, di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Menurutnya, tahap berikutnya yang dinantikan masyarakat adalah pembukaan kawasan Food and Beverage (F&B) di lantai lima yang dijadwalkan mulai beroperasi secara bertahap pada September 2026.
Menurut Robert, keberadaan area F&B menjadi elemen penting dalam konsep pasar modern karena mampu menghadirkan pengalaman yang tidak dapat digantikan oleh belanja daring.
“Kawasan Food and Beverage (F&B) kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi jangkar utama (anchor tenant) dan penggerak trafik dalam ekosistem pasar modern dan pusat perbelanjaan. Di tengah gempuran belanja online (e-commerce), area kuliner memberikan aspek pengalaman (experiential) yang tidak bisa digantikan secara digital,” katanya.
Dengan wajah baru yang lebih modern, bersih, dan tertata, revitalisasi Pasar Muara Karang diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan sekaligus meningkatkan daya tarik pasar bagi masyarakat.
Ke depan, PMK diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi perdagangan, tetapi juga menjadi ruang kuliner, interaksi sosial, serta salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang memperkuat geliat perekonomian warga Jakarta Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....