Ribuan Benih Tanaman Pendamping Beras Ditanam di 48 Lokasi Jakpus
- 01 Sep 2026 16:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ribuan benih tanaman pendamping beras ditanam secara serentak di 48 lokasi yang tersebar di delapan kecamatan wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan lahan di kawasan perkotaan.
Ketua TP PKK Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin mengatakan 48 lokasi tersebut terdiri atas 10 Taman Hatinya PKK, 20 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan 18 lokasi urban farming. Penanaman melibatkan kader PKK, pengurus RT dan RW, serta tokoh masyarakat di berbagai wilayah.
“Berbagai jenis tanaman yang ditanam meliputi 200 pohon porang, 101 ubi jalar, 130 singkong, 70 pisang, 105 jagung, 1.120 bibit kangkung, 1.620 pakcoy, 950 bayam, 76 selada, 310 pohon tomat, cabai, terong, melon, dan 400 bibit ikan nila,” ujar Witri, Senin 31 Agustus 2026.
Penanaman serentak tersebut juga dilaksanakan di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Khusus Jakarta Pusat, kegiatan dipusatkan di rooftop Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dan diikuti Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun.
Witri mengatakan program tersebut tidak hanya menyasar lahan milik pemerintah, tetapi juga mendorong pemanfaatan lingkungan sekolah untuk kegiatan bercocok tanam. Langkah itu dilakukan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan meski Jakarta Pusat memiliki keterbatasan lahan.
“Kami juga menggiatkan gerakan tanam serentak di sekolah yang tersebar di Jakarta Pusat,” jelasnya.
Menurut Witri, gerakan menanam tanaman pendamping beras akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan di masyarakat. Ia berharap 48 titik yang telah ditanami dapat menjadi pusat ketahanan pangan yang berkembang dan memberi manfaat bagi warga.
Sementara itu, Kasudin KPKP Jakarta Pusat Siti Halimah mengatakan pihaknya memberikan pendampingan sekaligus menyediakan bibit bagi para penggiat urban farming. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program dan memperluas lokasi penanaman di Jakarta Pusat.
“Kami optimis gerakan penanaman tanaman pendamping tidak berhenti di 48 lokasi, tetapi terus bertambah sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ekonomi dan pembangunan Jakarta yang lebih hijau serta sehat,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....