Ada 112 Lokasi di Jakarta Timur Ditanami Tanaman Pangan Pendamping Beras

  • 31 Agt 2026 14:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan penanaman tanaman pangan pendamping beras di 112 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan. Penanaman dilakukan di berbagai lahan, mulai dari lahan kosong, RPTRA, sekolah, perkantoran, hingga pekarangan dan gang untuk mendukung ketahanan pangan.

"Alhamdulillah hampir merata di beberapa sasaran seperti RPTRA, sekolah, perkantoran, pekarangan, bahkan ada di lokasi-lokasi fasum-fasos," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto, di Ciracas, Senin 31 Agustus 2026.

Berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Timur, Kecamatan Cakung menjadi wilayah dengan lokasi terbanyak, yakni 19 lokasi, disusul Cipayung 18 lokasi, Ciracas 14 lokasi, dan Matraman 13 lokasi. Kemudian, Jatinegara 11 lokasi, Duren Sawit dan Kramat Jati masing-masing sembilan lokasi, Pulogadung dan Makasar masing-masing tujuh lokasi, serta Pasar Rebo lima lokasi.

Dari 112 titik tersebut, penanaman dilakukan di 35 lahan kosong, 20 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), 18 lokasi kelompok tani, serta 16 fasilitas umum dan fasilitas sosial. Lokasi lainnya meliputi 13 gedung atau perkantoran, enam sekolah, serta empat pekarangan atau gang.

"Nah, ini memberikan gambaran bahwasanya ruang dengan keterbatasan lahan yang ada kita hadir di beberapa lokasi yang potensi bisa kita lakukan penanaman," ujar Taufik.

Kegiatan penanaman serentak ini menjadi bagian dari pencanangan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pangan Pendamping Beras se-DKI Jakarta. Kegiatan di Jakarta Timur dipusatkan di lahan urban farming KWT Delima KUA Ciracas, Senin 31 Agustus 2026.

Di KWT Delima, sebanyak 417 bibit ditanam pada lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi. Jumlah tersebut terdiri atas 144 bibit porang, 120 bibit cabai, 93 bibit jagung, 30 bibit singkong, dan 30 bibit ubi jalar.

Selain komoditas tersebut, Taufik mengatakan penanaman juga mencakup berbagai jenis sayuran, sementara sorgum akan ditanam ke depan. "Selain porang dan beberapa jenis tanaman tadi, juga ada sorgum juga nanti ke depan kita tanam," katanya.

Taufik mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 40 Tahun 2026 tentang Gerakan Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras untuk Ketahanan Pangan Keluarga DKI Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....