Dukung Ketahan Pangan, Pemkot Jaktim Tanam Ratusan Bibit Pangan Pendamping Beras
- 31 Agt 2026 14:32 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur menanam ratusan bibit tanaman pangan pendamping beras di lahan urban farming KWT Delima KUA Ciracas, Jakarta Timur, Senin 31 Agustus 2026. Penanaman dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Hari ini yang kita tanam tadi ada porang sebanyak 144 bibit, cabai 120 bibit, jagung 93 bibit, singkong 30 bibit, dan ubi jalar sebanyak 30 bibit. Ini merupakan kegiatan program ketahanan pangan," kata Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, di lokasi penaman.
Penanaman tersebut menjadi bagian dari pencanangan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pangan Pendamping Beras se-DKI Jakarta. Di Jakarta Timur, kegiatan diikuti 112 lokasi yang tersebar di 10 kecamatan dengan kegiatan dipusatkan di KWT Delima KUA Ciracas, dengan lahan seluas lebih kurang 400 meter persegi.
Kegiatan tanam serentak tersebut turut didukung Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melalui UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman DKI Jakarta serta Sudin KPKP Jakarta Timur. Dukungan diberikan dalam bentuk bibit, benih, pupuk, dan sarana penanaman.
"Dan kami telah menerima ubi jalar sebanyak 600 pohon, singkong 100 pohon, pisang 70 pohon, benih jagung pulut 1 kg, benih jagung manis 1 kg, dan tadi pagi telah kita tanam," kata Essie.

Essie melanjutkan, Sudin KPKP Jakarta Timur turut memberikan 309 kilogram pupuk urea, 309 kilogram pupuk TSP, 10 kilogram benih jagung pulut, dan 10 kilogram benih jagung manis. Bantuan tersebut diberikan seiring banyaknya lokasi yang berpartisipasi dalam kegiatan tanam serentak.
Selain itu, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Yayasan Rumah Kutub berupa 200 katak benih porang. Sementara itu, KWT Delima yang menjadi lokasi kegiatan didirikan pada 2015 dan beranggotakan 50 orang.
Essie berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya mendukung swasembada pangan di DKI Jakarta, khususnya Jakarta Timur. Menurutnya, upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan mengurangi ketergantungan pada impor tanaman pangan pendamping beras.
"Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi kita untuk lebih menyadari pentingnya mendukung swasembada pangan di Provinsi DKI Jakarta, khususnya wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan mengurangi ketergantungan pada impor khususnya pada tanaman pangan pendamping beras," ujar Essie.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 40 Tahun 2026 tentang Gerakan Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras untuk Ketahanan Pangan Keluarga DKI Jakarta.
Selain bibit yang disebutkan di atas, Taufik mengatakan komoditas lainnya mencakup berbagai jenis sayuran, sementara sorgum akan ditanam ke depan. "Selain porang dan beberapa jenis tanaman tadi, juga ada sorgum juga nanti ke depan kita tanam, kemudian juga ada tanaman-tanaman sayuran, tanaman cabai, dan lain-lain,” katanya, di lokasi yang sama.
Berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Timur, lokasi terbanyak berada di Kecamatan Cakung dengan 19 lokasi, disusul Cipayung 18 lokasi, Ciracas 14 lokasi, dan Matraman 13 lokasi. Kemudian, Jatinegara 11 lokasi, Duren Sawit dan Kramat Jati masing-masing sembilan lokasi, Pulogadung dan Makasar masing-masing tujuh lokasi, serta Pasar Rebo lima lokasi.
Sebanyak 112 titik itu terdiri atas 35 lahan kosong, 20 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), 18 lokasi kelompok tani, serta 16 lokasi fasilitas umum dan fasilitas sosial. Penanaman juga dilakukan di 13 gedung atau perkantoran, enam sekolah, serta empat lokasi pekarangan atau gang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....