Berburu Bunga, Gen Z Ikut Ramaikan Pasar Rawa Belong

  • 30 Agt 2026 20:39 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pasar Rawa Belong adalah pusat perdagangan bunga legendaris di Jakarta Barat yang telah beroperasi sejak tahun 1989.
  • Pasar ini tetap relevan dan menjadi pilihan berbagai kalangan, termasuk Generasi Z, untuk memenuhi mencari dan membeli bunga.
  • Pengunjung seperti Sahal (23 tahun) mengetahui keberadaan pasar melalui rekomendasi dari para profesional florist.

RRI.CO.ID, Jakarta — Pasar Rawa Belong dikenal sebagai salah satu tempat perdagangan bunga legendaris di Jakarta Barat. Berdiri sejak tahun 1989, pasar ini telah lama menjadi andalan masyarakat untuk mencari beragam jenis bunga. Meski telah berdiri selama puluhan tahun, keberadaan Pasar Rawa Belong tampaknya tidak lekang oleh waktu.

Hingga kini, pasar tersebut masih menjadi pilihan berbagai kalangan untuk memenuhi kebutuhan bunga, termasuk Generasi Z. Sahal (23), salah satu pengunjung Pasar Rawa Belong, mengaku sudah cukup sering mengunjungi Pasar Rawa Belong. Ia sendiri mengetahui keberadaan pasar tersebut dari rekomendasi dari seorang florist.

“Pertama saya cari papan bunga, tuh. Itu dari florist saya sendiri, sih, yang rekomendasiin untuk ke Pasar Rawa Belong. Setelah itu saya searching di sosmed kayak TikTok dan Instagram,” katanya di Pasar Rawa Belong, pada Sabtu 29 Agustus 2026.

Ketertarikannya terhadap bunga turut membuat Sahal kembali mengunjungi Pasar Rawa Belong. Menurutnya, bunga memiliki daya tarik tersendiri, karena setiap jenisnya memiliki filosofi yang dapat memberikan kesan dalam berbagai momen.

“Bunga menarik itu karena punya filosofi sendiri. Karena memberi kesan, mendukung setiap momen lah gitu,” ujar Sahal.

Sahal pun memilih Pasar Rawa Belong untuk membeli bunga karena dianggap sebagai salah satu pusat perdagangan bunga bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Selain pilihan yang lengkap, harga yang ditawarkan juga menjadi pertimbangannya untuk kembali berbelanja di pasar tersebut.

“Kalau di Rawa Belong tentunya ini kan pusatnya ya. Jakarta dan sekitarnya itu pusatnya di sini. Dari segi harga dan kelengkapan juga, pilihannya lebih banyak,” kata Sahal.

Selain Sahal, sejumlah pengunjung dari kalangan Generasi Z lainnya juga terlihat mengunjungi Pasar Rawa Belong. Nuri (24), mengaku baru pertama kali datang ke pasar tersebut setelah mengetahui keberadaannya melalui media sosial TikTok. Pengalaman berbelanja secara langsung menjadi salah satu alasan Nuri memilih datang ke Pasar Rawa Belong.

“Kalau kita beli di sini kan kita bisa pilih sendiri, ya. Kita bisa lihat bunga-bunga langsung, jadi bebas. Itu sih yang buat aku datang ke sini,” ujar Nuri.

Kehadiran kalangan Generasi Z di Pasar Rawa Belong turut dirasakan para pedagang bunga. Dani (28), salah satu pedagang di pasar tersebut, mengatakan bahwa pembeli dari kalangan anak muda umumnya memilih bunga-bunga berukuran kecil untuk dirangkai menjadi buket.

“Bunga yang bentuknya kecil-kecil biasanya. Jadi buat buket thumbelina. Sering itu disatuin kalau anak muda,” kata Dani.

Menurut Dani, ramainya Pasar Rawa Belong di media sosial memberikan pengaruh sekitar 50 persen terhadap penjualannya. Dani berharap, promosi melalui media sosial dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang tertarik membeli bunga.

“Harapannya semoga dengan adanya online ini jadi bertambah bagus,” ujarnya.

(Syahrani Alyssia Tunggadewi dan Haura Zahra Ramadhania - Universitas Negeri Jakarta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....