Maulid Nabi Jadi Momentum Teladani Akhlak Rasulullah
- 25 Agt 2026 20:15 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
- Katib Syuriyah PBNU Dr KH Ikhsan Abdullah menekankan bahwa Maulid Nabi tidak cukup dimaknai hanya sebagai peringatan kelahiran, tetapi perlu diterapkan dalam praktik kehidupan nyata.
- Nilai-nilai keteladanan Rasulullah tetap relevan dan perlu diterapkan di tengah perkembangan zaman modern untuk memperkuat karakter umat Islam.
RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan tersebut dinilai tetap relevan diterapkan di tengah perkembangan zaman.
Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr KH Ikhsan Abdullah, SH, MH mengatakan Maulid Nabi tidak cukup dimaknai sebagai peringatan kelahiran Rasulullah. Menurutnya, umat Islam perlu menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan.
“Yang dapat diterapkan dalam kehidupan adalah sifat kepemimpinannya yang tegas dan bijak, kejujurannya, serta sifat menghargai orang lain termasuk keyakinannya,” ujar Ikhsan.
Ia mengatakan Rasulullah SAW juga memberikan teladan dalam menjaga persatuan umat. Karena itu, peringatan Maulid Nabi dapat menjadi pengingat pentingnya memperkuat persaudaraan di tengah perbedaan.
| Baca juga: 42 Ucapan Hari Anak Nasional |
Ikhsan turut berpesan kepada generasi muda agar meneladani sifat Rasulullah yang tidak lekang oleh zaman. Di antaranya siddiq atau jujur, tabligh atau menyampaikan kebaikan, serta amanah atau dapat dipercaya.
“Akhlak Rasulullah tak lekang dengan zaman. Rasul memiliki sifat siddiq atau jujur, tabligh, menyampaikan kebaikan dan mengajak berbuat kebaikan, dan amanah, artinya dapat dipercaya, tidak berkhianat ketika dipercaya dan berkuasa,” katanya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat diajak memahami akhlak Rasulullah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita belajar memahami akhlak Rasulullah dan berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah hakikat memperingati Maulid Nabi, agar kita mendapatkan syafaatnya,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....