Debt Collector yang Paksa Masuk Mobil Pengendara di Jakbar Ditangkap Polisi
- 24 Agt 2026 14:06 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi menangkap seorang debt collector yang diduga masuk secara paksa ke dalam mobil dan diduga melalukan kekerasan pada pengendara yang tengah melaju di kawasan Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat.
“Laporannya ke Polsek Cengkareng dan pelaku sudah diamankan,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi saat dikonfirmasi, Senin, 24 Agustus 2026.
Namun, Nasriadi belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas pelaku, kronologi penangkapan, maupun duduk perkara dalam kasus tersebut.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom juga membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan polisi. “Pelakunya sudah diamankan,” ujar Gultom singkat.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial aksi debt collector yang diduga memaksa masuk ke dalam mobil pengendara pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga debt collector mengenakan pakaian hitam dan topi merah berada di kursi bagian tengah sebuah mobil.
Pria tersebut beberapa kali menyebut cicilan mobil belum dibayarkan. Ia juga meminta pengemudi untuk menepikan kendaraan.
Dalam keterangan unggahan, pria tersebut disebut masuk ke dalam mobil tanpa izin serta diduga memaksa dan mengancam pengemudi. Ia juga disebut sempat memiting leher pengemudi ketika kendaraan masih berjalan.
“Dalam kejadian tersebut, oknum DC disebut masuk ke dalam mobil tanpa izin dan, memaksa dan mengancam pengemudi, hingga diduga memiting leher driver yang saat itu mengemudi,” tulis keterangan akun tersebut, dikutip Minggu (23/8/2026).
Video itu juga memperlihatkan adu mulut antara pria yang diduga debt collector dengan seorang perempuan yang merupakan penumpang sekaligus perekam video.
Perempuan tersebut beberapa kali meminta pria itu turun dari mobil dan meminta pengemudi untuk tidak menghentikan kendaraan.
Namun, pria tersebut terlihat membentak perempuan tersebut selama terjadi perdebatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....