Tumpukan Sampah di Kedaung Kali Angke Jakbar Ganggu Akses Mobil MBG

  • 07 Agt 2026 20:14 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan RT04/RW03, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ternyata juga mengganggu mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hendak mengantar ke sekolah.

“Terutama untuk MBG, mobil MBG yang masuk ke sini jadi tidak bisa lewat jalur ini dan harus memutar lewat jalan yang lain,” kata Lurah Kedaung Kaliangke, Ghufri Fatchani kepada wartawan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut Ghufri, sebenarnya terdapat dua akses jalan untuk menuju sekolah yang dimaksud yakni SDN 03, Kedaung Kaliangke. Namun, satu di antaranya kerap tertutup tumpukan sampah yang volumenya terus bertambah.

“Kondisinya pasang surut, kadang terbuka, kadang tertutup. Hari ini memang yang paling terkendala karena pengangkutan sampah masih sangat terbatas,” ujarnya.

Ghufri mengatakan, tumpukan sampah itu terjadi akibat tersendatnya distribusi pengangkutan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Dalam kondisi normal, kata dia, lokasi tersebut sempat dikosongkan karena akan dimanfaatkan oleh Kementerian Agama. Namun, setelah terjadi kendala pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang, timbunan sampah kembali muncul.

“Hambatan utamanya karena distribusi pengangkutan ke Bantar Gebang tersendat. Sebelum itu lokasi ini sudah pernah dikosongkan, tetapi karena ada kendala tersebut, sampah kembali menumpuk,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gunungan sampah yang menumpuk di kawasan RT04/RW03 Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, ditargetkan bersih dalam 2 hingga 3 hari ke depan.

Lurah Kedaung Kaliangke, Ghufri Fatchani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat untuk mengosongkan lokasi yang menjadi tumpukan sampah yang selama dua bulan terakhir.

“Kami sudah bersurat dan meminta kepada Sudin LH untuk mengosongkan wilayah ini dari sampah seperti dulu sebelum ada kendala di Bantar Gebang. Kami targetkan dalam dua sampai tiga hari ke depan lokasi ini sudah bersih,” kata Ghufri kepada wartawan, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menerangkan, usai semua sampah dibersihkan, lokasi tersebut tidak akan lagi difungsikan untuk tempat pembuangan sampah.

Nantinya, kata dia, sampah dari masing-masing RT tidak lagi diperbolehkan membuang sampah di lahan tersebut, melainkan langsung menuju truk pengangkut yang telah disiapkan di kawasan RW 02.

“Gerobak-gerobak sampah dari RT nanti langsung bertemu dengan truk sampah, tidak ditumpuk lagi di sini. Setelah lokasi ini kosong, kami akan jaga supaya tidak ada lagi yang membuang sampah ke tempat ini,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....