Alpha Research Sebut Pemulihan Kelistrikan Flores Tuntas Kurang dari 12 Jam

  • 21 Agt 2026 22:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Peneliti Alpha Research Ferdy Hasiman menilai pemulihan sistem kelistrikan di Flores berlangsung cepat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Seluruh 11 gardu induk yang terdampak disebut berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 12 jam.

“Belum ada keluhan yang berarti terkait pelayanan kelistrikan di seluruh Flores di tengah bencana gempa. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan dalam menyediakan pasokan dan infrastruktur listrik masyarakat Flores,” kata Ferdy dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia mengatakan gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur kelistrikan, termasuk transformator dan jaringan kabel di beberapa lokasi. Proses penanganan, menurutnya, juga menghadapi tantangan karena gempa susulan masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Memang tidak bisa dibantah, akibat gempa ada infrastruktur seperti trafo dan kabel listrik di beberapa tempat yang mengalami kerusakan. Itu bisa dimaklumi dan tidak bisa diperbaiki segera karena sampai saat ini gempa susulan masih terjadi. Itu menyebabkan kesulitan tersendiri dalam penanganan kelistrikan,” ujar Ferdy.

Meski demikian, ia menyebut pemulihan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh pelanggan terdampak kembali memperoleh pasokan listrik. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pasokan listrik di seluruh wilayah Flores kembali normal sepenuhnya pada 18 Agustus 2026.

Ferdy menilai kembalinya pasokan listrik berperan penting dalam mendukung pemulihan aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga, komunikasi, layanan kesehatan, operasional posko pengungsian, hingga kegiatan ekonomi selama masa tanggap bencana.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan pasokan listrik tetap tersedia bagi fasilitas vital, terutama rumah sakit, bandara, posko bencana, dan tempat pengungsian. “Di daerah-daerah yang paling parah terdampak gempa, seperti Manggarai Timur, Manggarai, dan Nagekeo, kelistrikan masih aman dan terkendali. Prioritas pelayanan kelistrikan untuk fasilitas vital, seperti Rumah Sakit Ben Mboi Ruteng, RS Bajawa, posko bencana, bandara, dan tempat pengungsian sangat penting,” katanya.

Menurut Ferdy, kemampuan memulihkan infrastruktur kelistrikan dalam waktu singkat di tengah kerusakan dan ancaman gempa susulan menunjukkan pentingnya kesiapan sistem serta kecepatan respons dalam penanganan bencana.

“Pemulihan kelistrikan bukan hanya soal perbaikan infrastruktur. Dalam situasi bencana, listrik memastikan rumah sakit, posko bencana, fasilitas umum, dan aktivitas masyarakat dapat terus berjalan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....