Ikatan Dosen Katolik Indonesia Edukasi Masyarakat Wujudkan Desa Sejahtera
- 21 Agt 2026 17:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan PKM kolaborasi bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Inovasi, Digitalisasi, dan Kolaborasi Bersama Berkarya Memberdayakan dan Membangun Desa Sejahtera” melibatkan 17 perguruan tinggi yang berada di Jakarta, Lampung, dan Sumatera Selatan.
17 kampus yang terlibat pada kegiatan ini antara lain Universitas Bina Nusantara, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Mercu Buana, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Sahid, Universitas Tarakanita, Universitas Tarumanagara, STIE Tribhakti Pembangunan, Institut Bisnis Nusantara, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Universitas Indonesia Mandiri, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Lampung, Universitas Bandar Lampung, STIE Gentiaras, dan Universitas Katolik Musi Charitas.
Ketua Umum IKDKI Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng., mengatakan, pengabdian kepada masyarakat ini diikuti ratusan peserta yang terdiri atas para petani, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pemuda karang taruna, pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), komunitas peduli sungai, dan aparat desa.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari terbagi dalam enam kelompok yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT)/Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), UMKM kuliner dan kerajinan, kelompok pemuda karang taruna, komunitas peduli Sungai, BUMDes, dan aparat desa, dengan pembahasan berbeda agar fokus dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.
“Kepada kelompok KWT dan Gapoktan Sawah, dibahas seputar budidaya ayam petelur yang menghasilkan telur herbal serta upaya menjaga kesuburan tanah dengan memanfaatkan kotoran hewan sebagai pupuk organik dan semi-organik. Diskusi dilakukan di areal persawahan sehingga dapat langsung dipraktikkan dengan kondisi yang dihadapi petani,” ujar Agustisnus dalam keterangan resminya, Jum’at, 21 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, untuk kelompok UMKM kerajinan sulam dan rajut tas khas Lampung diberikan pemahaman mengenai identitas merek, desain produk, harga, katalog, kemasan, dan pemasaran digital. Para pendamping memberi masukan terhadap hasil produk yang dibuat warga, khususnya perihal tampilan, kemasan, harga, dan pengembangan pasar. Sedangkan untuk kelompok UMKM kue kering, kue ulang tahun, dan keripik, diberikan pembekalan mencakup standardisasi produk, keamanan pangan, perhitungan harga pokok produksi (HPP), kemasan, legalitas usaha, dan strategi pemasarannya.
Kelompok pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna, diberikan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan kepemimpinan (leadership) agar mampu mengelola organisasi dengan baik, serta menumbuhkan kreatifitas mengembangkan organisasi usaha (entrepreneurship/kewirausahaan). Pemuda memiliki peran besar dalam meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi desa dengan menciptakan peluang bisnis, salah satunya melalui pemanfaatan media sosial desa yang disinergikan dengan kelompok usaha lainnya.
Pembekalan untuk kelompok BUMDes meliputi topik tata kelola kelembagaan, pencatatan, pengembangan unit usaha, suplai ATK, penggabungan produk masyarakat dalam kegiatan usaha BUMDes, serta perluasan jejaring kerja sama.
Sementara itu, Komunitas Peduli Sungai berlokasi di kawasan sungai membahas kondisi sungai, persoalan sampah, konservasi, edukasi lingkungan, serta cara mendorong keterlibatan warga dalam menjaga sungai.
“Setelah mendengarkan seluruh permasalahan yang mengemuka, pilihan solusi dan langkah konkritnya menjadi tugas utama kegiatan ini. Potensi dan beberapa rencana solutif akan ditindaklanjuti dengan terlebih dahulu melakukan riset, agar solusi dan langkah konkrit yang direkomendasikan menjadi tepat sasaran,” ucapnya.
Selain itu, muncul usulan-usulan sebagai tindak lanjut seperti kegiatan Live-in dalam rangka memberikan Eduwisata kepada para wisatawan, serta menyusun paket wisata desa yang lebih lengkap dengan menyiapkan stok hasil produk desa sehingga wisatawan memiliki pengalaman wisata yang menyenangkan sekaligus membuka peluang penjualan.
“Program ini diharapkan dapat mengenalkan potensi desa kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan minat menjadi petani milenial,” ujar Agustinus.
Kepala Desa Sidosari, Fadli Irawan mengatakan, kegiatan pendampingan jangan berhenti pada pertemuan satu hari karena pertemuan dengan para dosen dapat menambah wawasan warga dan membantu kelompok-kelompok di desa mengembangkan kegiatan mereka.
“Kami sangat senang dan berterima kasih dengan adanya program PKM kolaborasi dari dosen IKDKI dengan berbagai latar belakang. Berbagi ilmu dan wawasan dengan komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, karang taruna membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha dan kelompok masyarakat, terutama dalam pemasaran, akses permodalan, dan pendampingan usaha,” kata Fadli saat mengakhiri kegiatan PKM.
Prof. Agustius menambahkan, sudah menjadi tanggung jawab perguruan tinggi melalui para dosennya, sesuai bidang keahlian, membagikan pengetahuan yang dimiliki untuk memberi solusi yang kreatif bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“Dengan semangat Diktisaintek Berdampak, maka aktivitas kampus harus memiliki dampak ilmiah, sosial, dan nasional yang nyata dengan memastikan mampu memberi solusi langsung bagi masyarakat,” ujar Agustinus dalam keterangan resminya, Jum’at, 21 Agustus 2026.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan PKM Kolaborasi ini memang menjadi agenda rutin yang dilakukan secara bergiliran di berbagai wilayah Indonesia, selain kegiatan-kegiatan lain yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Biasanya kami melakukan kegiatan ini secara bergiliran ke wilayah-wilayah yang ada di seluruh Indonesia dan memastikan kegiatan ini berkelanjutan, sehingga sungguh dirasakan dampaknya. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua narasumber, donatur, sponsor, dan panitia yang telah mendukung kegiatan positif ini,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....