Dua Insiden Temperan Ganggu KRL Bogor dan Tangerang, KAI Minta Maaf
- 20 Agt 2026 19:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dua perjalanan Commuter Line di lintas Bogor dan Tangerang pada Kamis, 20 Agustus 2026 pagi.
Adapun keterlambatan terjadi pada Commuter Line Bogor nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota tertemper seseorang yang berada di jalur rel lintas Pasar Minggu-Manggarai.
Kedua, Commuter Line Tangerang nomor 1914 relasi Duri-Tangerang tertemper sepeda motor yang melintas di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Batu Ceper.
Direktur KAI Commuter, Purnomo Sidi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna akibat gangguan tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanannya. Siang ini operasional layanan Commuter Line pada lintas tersebut sudah kembali normal,” jelas Purnomo melalui keterangannya, Kamis.
Purnomo menjelaskan, akibat insiden tersebut, Commuter Line Bogor nomor 1183 mengalami kerusakan pada pipa angin di sistem pengereman.
Demi memastikan keselamatan perjalanan, rangkaian Commuter Line tersebut harus dievakuasi menggunakan kereta penolong untuk kemudian dilakukan perbaikan di Depo KRL Bukit Duri.
“Proses penarikan rangkaian Commuter Line yang terkendala ini menyebabkan jalur rel lintas Pasar Minggu tujuan Manggarai tidak bisa dilalui perjalanan Commuter Line. Untuk mengurangi keterlambatan, perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut sempat dioperasikan menggunakan satu jalur,” kata Purmono.
Sementara itu, insiden lain terjadi di lintas Tangerang. Commuter Line Tangerang mengalami keterlambatan setelah tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi.
Kejadian tersebut menyebabkan kabin bagian depan kereta mengalami kerusakan. Petugas terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan awal guna memastikan keselamatan perjalanan kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, dampak dua insiden tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan Commuter Line mengalami gangguan.
Menurut Karina, sedikitnya 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam. Selain itu, dua perjalanan Commuter Line Bogor dibatalkan.
Sementara itu, pada lintas Tangerang, sebanyak delapan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan hingga 48 menit.
KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas ketika terjadi kendala operasional.
“Jika terjadi kendala operasional seluruh pengguna diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan masuk jika kondisi KRL sudah terlalu padat dan tidak melintas jalur rel,” kata Purnomo.
Karina mengatakan KAI Commuter akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan keselamatan di sepanjang jalur rel.
“KAI Commuter akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pihak kewilayahan dan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengedukasi terkait keselamatan di sepanjang jalur rel,” tambah Karina.
Menurutnya, keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. KAI Commuter secara rutin melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.
Karena itu, kesadaran seluruh pengguna jalan raya diperlukan untuk menjaga keselamatan ketika melintas di perlintasan sebidang.
“KAI Commuter juga secara rutin melakukan edukasi dan sosialisasi terkait keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang. Diperlukan kolaborasi dan kesadaran seluruh pengguna jalan raya untuk menjaga keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang,” kata Karina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....