Aksi Penanaman 2.000 Mangrove dan Bakti Sosial di Pulau Kelapa

  • 16 Agt 2026 05:50 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, Jakarta — Semangat kemerdekaan dan kepedulian lingkungan menyatu di pesisir Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, aksi nyata ditunjukkan melalui penanaman 2.000 bibit mangrove yang dirangkai dengan kegiatan bakti sosial, pada Sabtu 15 Agustus 2026.

Aksi hijau ini menghadirkan kehangatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur. Mulai dari jajaran Polres Kepulauan Seribu, TNI, SKPD/UKPD terkait, hingga warga masyarakat setempat. Bersama-sama, mereka turun ke pesisir untuk menanamkan harapan baru bagi kelestarian ekosistem laut.

Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi, menyampaikan rasa apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, momen penanaman ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah bersama untuk menyadarkan pentingnya menjaga ruang hidup di wilayah pesisir.

"Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata gotong royong dalam menjaga lingkungan pesisir di wilayah Kepulauan Seribu Utara," ujar Yulihardi.

Ia mengingatkan bahwa keberadaan mangrove adalah pelindung alami pantai. Oleh karena itu, tugas terbesar justru dimulai setelah bibit-bibit ini ditanam.

"Jangan hanya ditanam, tetapi harus dipelihara agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang, termasuk oleh generasi yang akan datang," ucap Yulihardi, menambahkan.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran kepolisian dalam aksi ini merupakan wujud rasa cinta terhadap bumi serta upaya mempererat jalinan silaturahmi dengan warga pesisir.

"Penanaman mangrove ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama seluruh unsur dan masyarakat terhadap lingkungan. Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama," kata Argadija.

Tangan-tangan yang kotor oleh lumpur pesisir hari itu menjadi saksi bisu betapa kuatnya ikatan kebersamaan di Pulau Kelapa. Melalui 2.000 bibit mangrove yang tertanam, ada benteng alam yang sedang dibangun dan ada harapan akan masa depan pesisir yang lebih lestari untuk diwariskan kepada anak cucu kelak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....