Panen Melon dan Sayuran Pulau Pramuka, Dorong Urban Farming untuk Ketahanan Pangan

  • 11 Agt 2026 21:50 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan melakukan panen hasil urban farming di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, pada Selasa 11 Agustus 2026.
  • Kegiatan panen menghasilkan berbagai komoditas termasuk melon golden 18 kilogram, pakcoy 8 kilogram, pare, dan kangkung.
  • Kegiatan ini melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK, Aspemkesra, jajaran kecamatan dan kelurahan, serta Suku Dinas PPAPP dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

RRI. CO. ID, Kepulauan Seribu — Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, memanen buah dan sayuran hasil urban farming di RPTRA Tanjung Elang Berseri, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, pada Selasa 11 Agustus 2026. Kegiatan panen tersebut turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Seribu Indah Susanti, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Purnomo, jajaran kecamatan dan kelurahan, Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kepulauan Seribu, serta Tim Penggerak PKK.

Sejumlah komoditas berhasil dipanen dalam kegiatan tersebut. Seperti melon golden sebanyak 18 kilogram, pakcoy 8 kilogram, serta pare dan juga kangkung.

Terkait hal tersebut, Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, memberikan apresiasi terhadap pengembangan urban farming di lingkungan RPTRA. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh pemanfaatan lahan secara produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

"Rasa melonnya manis. Semoga hasil panen ini bermanfaat untuk warga," ujar Fadjar, Selasa 11 Agustus 2026.

Ia berharap, kegiatan pertanian perkotaan tersebut dapat terus dikembangkan, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, urban farming juga dinilai mampu meningkatkan partisipasi warga dalam mengelola lingkungan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Indah Susanti, mengapresiasi hasil panen yang ada. Ia berharap, kegiatan urban farming di RPTRA Tanjung Elang Berseri dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil panennya sangat baik. Melonnya juga manis. Semoga kegiatan seperti ini terus dikembangkan sehingga hasilnya bisa dinikmati dan memberikan manfaat bagi warga," kata Indah.

Menurutnya, keberadaan urban farming di RPTRA tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi pangan, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan lahan secara mandiri. Dengan pengembangan urban farming secara berkelanjutan, RPTRA diharapkan tidak hanya menjadi ruang terbuka untuk aktivitas warga, tetapi juga mampu menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat dalam menghasilkan pangan sekaligus menjaga lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....