Penguatan Perangkat Kewilayahan Dukung Jakarta Jadi Kota Global
- 08 Agt 2026 13:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Penguatan perangkat kewilayahan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun bersama seluruh lurah dan camat se-DKI Jakarta di Aula Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Kecamatan Gambir, Jumat 7 Agustus 2026.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengonsolidasikan lurah dan camat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, perangkat kewilayahan perlu memiliki semangat pelayanan serta mampu membangun sinergi lintas sektor.
“Kita memperkuat empat pilar, yaitu semangatnya, soliditasnya, semangat pelayanannya, dan pada akhirnya sinergi yang harus dilakukan antar elemen dengan sektoral,” ujar Yustinus.
Yustinus mengatakan tugas pelayanan publik perlu dipandang sebagai panggilan sebagai aparatur sipil negara, bukan sekadar rutinitas pekerjaan. Ia mendorong lurah dan camat mengubah pola pelayanan dengan lebih aktif mendatangi masyarakat.
“Saya sangat paham bagaimana kerja di lapangan, bapak ibu lurah dan camat lebih sangat paham, pekerjaan harian menjadi sesuatu yang rutin, maka dengan mengubah pola masyarakat datang diberi pelayanan, menjadi menjemput bola dengan memberikan pelayanan agar masyarakat merasa terlayani dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan perangkat kewilayahan perlu mengubah paradigma kerja dari sektoral menjadi kolaboratif. Sinergi dan kebersamaan antarelemen dinilai penting agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani dengan baik.
“Saya mengapresiasi bapak ibu lurah dan camat, namun demikian tentu yang namanya tuntutan masyarakat selalu hadir setiap saat, maka dari itu kegiatan penguatan perangkat kewilayahan ini kita laksanakan,” ujarnya.
Sigit menambahkan penguatan perangkat kewilayahan memiliki tujuan mendukung Jakarta menuju kota global. Menurutnya, status kota global tidak hanya ditentukan oleh peringkat, tetapi juga tercermin dari cara kerja dan interaksi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan bisa kita wujudkan bersama, dengan kegiatan ini saya harapkan bisa dieksekusi, bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di Jakarta,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....