Firefighter Skill Competition 2026, Bekasi Asah Ketangguhan Petugas Pemadam

  • 06 Agt 2026 14:35 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Firefighter Skill Competition Jadi Ajang Perkuat Sinergi Tim Pemadam Bekasi
  • Hari Jadi Kabupaten Bekasi: Kompetisi yang Menguatkan Kesiapsiagaan Daerah

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Disdamkar Kabupaten Bekasi memastikan pelaksanaan Firefighter Skill Competition 2026 siap digelar pada 6 Agustus 2026. Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi sekaligus wadah meningkatkan kemampuan personel pemadam kebakaran di lingkungan perusahaan.

Hingga awal Agustus, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 95 persen. Berbagai aspek teknis mulai dari penataan arena, jalur perlombaan, panggung, hingga koordinasi dengan pengelola kawasan industri telah diselesaikan.

Simulasi penyelamatan korban (rescue) yang menampilkan kerja sama antarpersonel

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Disdamkar Kabupaten Bekasi, Syam Indradi, mengatakan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana berkat koordinasi yang baik dengan berbagai pihak.

"Persiapannya sudah hampir 95 persen. Mulai dari penentuan lokasi, penyusunan layout, posisi panggung, jalur defile hingga batas arena sudah kami sepakati bersama pihak pengelola kawasan," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa 4 Agustus 2026.

Kompetisi tahun ini menghadirkan dua kategori perlombaan, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Hose Laying, yaitu keterampilan menggelar dan menyambungkan selang pemadam untuk mengalirkan air menuju titik kebakaran.

Sebanyak 39 tim akan berkompetisi pada kategori K3, sedangkan 20 tim mengikuti kategori Hose Laying. Total sekitar 295 peserta akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut, termasuk unsur Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).

Menurut Syam, Firefighter Skill Competition bukan sekadar ajang mencari pemenang, tetapi menjadi sarana latihan bersama yang dikemas lebih menarik untuk meningkatkan kompetensi petugas pemadam kebakaran perusahaan di kawasan industri maupun di luar kawasan industri.

"Yang ingin kami bangun bukan mencari siapa yang paling hebat, tetapi membentuk pemadam kebakaran yang benar-benar terlatih. Karena pada prinsipnya, tidak ada pemadam yang hebat, yang ada adalah pemadam yang terlatih," katanya.

Dalam perlombaan, peserta akan diuji melalui berbagai simulasi yang mengacu pada standar tingkat provinsi dan nasional. Materi yang dilombakan meliputi penerapan K3, teknik pemadaman kebakaran, keterampilan hose laying, hingga simulasi penyelamatan korban sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Baca Juga : Pemkot Bekasi Diharapkan Segera Menelusuri Sumber Pencemaran Kali Bekasi

Panitia juga menyiapkan sembilan trofi sebagai penghargaan bagi tim-tim terbaik di setiap kategori.

Selain meningkatkan kemampuan teknis personel, Disdamkar Kabupaten Bekasi berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antartim pemadam kebakaran perusahaan sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan kebakaran sejak dini.

Menurut Syam, semakin terampil petugas dalam menangani kebakaran pada tahap awal, semakin besar peluang mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Tahun ini, panitia bahkan menambahkan simulasi penggunaan alat sederhana seperti karung goni sebagai bagian dari edukasi penanganan awal kebakaran yang dapat diterapkan masyarakat.

Melalui Firefighter Skill Competition 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap lahir personel pemadam kebakaran yang semakin profesional, sigap, dan mampu bersinergi dalam menghadapi berbagai kondisi darurat demi keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....