Kelurahan Pondok Kopi Terima Bantuan 600 Bibit Cabai dan 2 Ton Pupuk

  • 03 Agt 2026 08:04 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur menerima bantuan 600 bibit cabai rawit dan 2 ton pupuk untuk mendukung program urban farming.
  • Bantuan tersebut akan disalurkan ke fasilitas publik dan lingkungan di 11 RW di wilayah Kelurahan Pondok Kopi.
  • Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengembangkan pertanian perkotaan di tingkat kelurahan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur menerima bantuan 600 bibit cabai rawit dan 2 ton pupuk untuk mendukung pengembangan program urban farming dan memperkuat ketahanan pangan.

Berdasarkan siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Senin 3 Agustus 2026, bantuan tersebut akan disalurkan ke fasilitas publik dan lingkungan di 11 RW di wilayah Kelurahan Pondok Kopi.

Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dengan Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M) yang didukung para Ketua RW.

Bibit cabai dan pupuk akan dimanfaatkan untuk penghijauan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. "Semuanya akan dimanfaatkan dan disebar ke fasilitas publik seperti RPTRA dan lingkungan di 11 RW di Kelurahan Pondok Kopi," katanya sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Sandy menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan pelajar menunjukkan kontribusi generasi muda dalam mendukung program pembangunan di tingkat kelurahan.

"Walaupun mereka masih pelajar, mereka sudah memiliki ide dan intervensi yang sangat baik serta mampu berkolaborasi dengan LMK di Kelurahan Pondok Kopi," ujar Sandy.

Ketua BP2M Thoriq mengatakan penanaman bibit dilakukan sebagai simbol dimulainya kerja sama dengan LMK dalam mendukung ketahanan pangan.

"Untuk pengawasan bibit, kami akan terus berkoordinasi dengan LMK dan mencari informasi terkait lokasi penyalurannya," kata Thoriq, dikutip dari siaran pers yang sama.

Dalam kesempatan itu, Thoriq juga mengajak pelajar di Jakarta Timur, khususnya Pondok Kopi, untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan menjauhi perilaku negatif.

Menurutnya, kegiatan seperti penanaman, kemah, seminar, dan aksi sosial dapat menjadi sarana belajar berorganisasi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....