Entaskan Anak Tidak Sekolah, Pemerintah Lokal Dukung Pendidikan Kesetaraan PKBM

  • 02 Agt 2026 07:47 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemeritahan lokal, Kelurahan Pondok Kopi mendukung penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket A, B, dan C sebagai upaya mengentaskan anak dari tidak sekolah dan warga yang belum memiliki ijazah.

Program yang diselenggarakan bersama Nara Kreatif dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pondok Kopi itu telah memulai pembelajaran untuk tahun ajaran 2026-2027.

Berdasarkan siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Minggu 2 Agustus 2026, Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah, mengatakan program tersebut diharapkan dapat memastikan tidak ada lagi warga yang putus sekolah maupun belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.

Pada tahun ajaran 2026-2027, jumlah peserta didik yang terdaftar mencapai 64 orang, meningkat dibandingkan 60 peserta pada tahun sebelumnya, dengan pelaksanaan difokuskan pada Paket C.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap ke depan tidak ada lagi anak tidak sekolah maupun warga yang belum memiliki ijazah," kata Sandy, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Sandy menegaskan ijazah yang diperoleh peserta merupakan ijazah resmi yang diterbitkan Kementerian Pendidikan. Ia juga menargetkan seluruh warganya terbebas dari persoalan putus sekolah pada 2027 dan memperkuat pelatihan keterampilan.

"Alhamdulillah hari ini pembelajaran sudah resmi dibuka. Harapan kami, peserta mengikuti proses belajar dengan sungguh-sungguh sehingga dapat lulus dengan hasil terbaik," ujar Sandy.

Selain pendidikan kesetaraan, kelurahan berencana memperluas akses pelatihan keterampilan agar lulusan memiliki bekal memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Pada 2026, pelatihan yang telah diberikan meliputi servis AC dan tata boga.

"Mudah-mudahan nanti ada pelatihan lanjutan agar warga memiliki keahlian khusus, membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja," kata Sandy.

Ketua LMK Kelurahan Pondok Kopi, Ega Harimurti, mengatakan program pendidikan kesetaraan tersebut merupakan kelanjutan kerja sama LMK dan kelurahan yang telah dimulai sejak setahun lalu.

"Hari ini menjadi bagian dari pembukaan tahun ajaran baru 2026-2027. Alhamdulillah, respons masyarakat cukup baik dan jumlah pendaftar meningkat," ucap Ega.

Secara keseluruhan, peserta Paket A, B, dan C mencapai sekitar 94 orang, namun kegiatan di Kelurahan Pondok Kopi difokuskan pada Paket C karena keterbatasan kapasitas tempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....