Niat Hati Mau Bersedekah, Pria Diduga ODGJ Malah Diikat Warga di Kalideres
- 24 Jul 2026 18:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Niat hati ingin bersedekah di mushola di kawasan Kampung Tanah Tinggi, RW 07, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) malah diikat pakai lakban oleh warga sekitar.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026 sekira pukul 09.30 WIB. Dari keterangan saksi, pengurus mushola melihat pria tersebut berjalan mondar-mandir sebanyak tiga kali di area mushola.
Khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan, pengurus bersama warga kemudian mengamankan pria tersebut dengan mengikat tangan dan badannya menggunakan lakban.
Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas yang sedang melakukan patroli rutin langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Di lokasi, petugas menemukan seorang pria sudah diamankan warga dalam kondisi badan dan tangan terikat lakban,” ujar Rihold saat dikonfirmasi, Jumat, 24 Juli 2026.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman. Kepada petugas, pria tersebut mengaku tidak memiliki niat melakukan tindak kejahatan.
“Ia justru bermaksud bersedekah dengan meninggalkan sebuah bungkusan berisi baju kaos dan satu unit telepon seluler yang sudah tidak berfungsi di mushola,” kata Rihold.
Namun, kata dia, sebelum sempat meletakkan barang tersebut, warga lebih dulu mengamankannya karena menganggap gerak-geriknya mencurigakan.
“Selain bungkusan berisi pakaian dan telepon seluler, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik pria tersebut, yakni satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B-4946-BDH beserta kunci, dokumen pribadi berupa KTP, SIM C, dan STNK, serta sebuah dompet berwarna hitam,” ungkapnya.
Saat ini, pria tersebut telah diserahkan kepada Unit Riksa Tim 1 Polsek Kalideres untuk menjalani pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga maupun instansi sosial terkait guna memastikan kondisi kejiwaannya serta penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....