Parkir Kontainer Gratis untuk Urai Macet

  • 23 Jul 2026 13:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani masalah kemacetan panjang di kawasan Cakung-Cilincing. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung atau yang akrab disapa Pram mengungkapkan, kemacetan disebabkan adanya penumpukan peti kemas di depo akibat tingginya volume barang impor yang tidak sebanding dengan ekspor.

"Kemacetan yang terjadi karena disebabkan antara yang masuk dan yang keluar itu tidak balance," ungkap Gubernur Pramono dikutip dari beritajakarta.id, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Pram, menurunnya aktivitas ekspor menyebabkan banyak kontainer yang kosong sehingga terjadi penumpukan peti kosong di depo peti kemas. Kondisi ini menyebabkan kendaraan truk mengantre dan memenuhi badan jalan sehingga terjadi kemacetan panjang. Karena itu, Pramono mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan, Budi Awaludin, agar melarang armada truk peti kemas yang tak terisi parkir di pinggir jalan.

Pemprov DKI pun menyiapkan Terminal Tanah Merdeka sebagai buffer zone sementara bagi truk dan kontainer. Dengan demikian, kemacetan di sepanjang jalan tersebut akan terurai.

"Tidak boleh lagi ada parkir di jalanan. Itulah yang menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Maka kita gunakan Terminal Tanah Merdeka sebagai buffer zone," kata Pramono.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan diskresi pembebasan tarif masuk selama 22 Juli hingga 5 Agustus 2026. Pramono menyebut, Terminal Tanah Merdeka mampu menampung hingga 200 truk kontainer.Dengan demikian, kendaraan dapat menunggu di dalam area terminal secara gratis dan tidak lagi mengantre serta memenuhi badan jalan.

"Kami meminta kepada siapapun yang mempunyai aktivitas itu, silakan memanfaatkan diskresi yang dikeluarkan oleh Gubernur untuk parkirnya di Tanah Merah," ucap Pramono.

Sekadar diketahui, selain menyiapkan Terminal Tanah Merdeka, Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menangani masalah kemacetan tersebut. Salah satunya yakni menggandeng Pelindo dalam mengoptimalkan kapasitas penampungan kontainer di dalam kawasan pelabuhan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....