Sebanyak 8,53 Juta Penumpang Manfaatkan Program Transportasi Gratis di Jakarta

  • 22 Jul 2026 22:18 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Program transportasi umum gratis DKI Jakarta untuk 15 golongan masyarakat telah menghasilkan 8,53 juta penumpang sejak diluncurkan.
  • Program ini terbukti efektif mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum daripada kendaraan pribadi.
  • Saefuloh Hidayat, Kepala BP BUMD DKI Jakarta, mengonfirmasi bahwa program transportasi gratis memberikan dampak positif bagi mobilitas publik di Jakarta.

RRI.CO.ID, Jakarta - Program transportasi umum gratis yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada 15 golongan masyarakat terus menunjukkan dampak positif. Hingga saat ini, sebanyak 8,53 juta penumpang telah memanfaatkan layanan tersebut.

Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Saefuloh Hidayat mengatakan, program transportasi gratis menjadi salah satu faktor yang mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan angkutan umum.

“Transportasi gratis ini telah dimanfaatkan oleh 8,53 juta penumpang dari 15 golongan masyarakat,” kata Saefuloh di Balai Kota Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Saefuloh, jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta kini mencapai 230,8 juta penumpang. Angka itu meningkat 9,7 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 210,4 juta penumpang.

Untuk mempertahankan tren tersebut, Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jaringan transportasi massal. Salah satu proyek yang hampir selesai adalah pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang progres pembangunannya telah mencapai 94,1 persen.

“Insya Allah dalam waktu dekat sudah siap untuk diresmikan dan dioperasikan,” ujarnya.

Sementara itu sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan menambah kelompok masyarakat yang berhak memperoleh layanan transportasi umum gratis. Rencana itu dibahas bersamaan dengan kajian penyesuaian tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.

“Kalau nanti akan ada penyesuaian harga, maka pasti ada golongan yang akan terkena. Kami sedang menghitung kelompok mana yang mungkin kita akan berikan tambahan di luar yang 15 yang sudah kita putuskan,” kata Pramono.

Pramono juga mengajak masyarakat yang telah masuk dalam 15 golongan penerima manfaat untuk memanfaatkan fasilitas transportasi umum gratis tersebut. Menurutnya, program ini diharapkan dapat semakin mendorong penggunaan angkutan umum sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....