Arifin Sebut Paskibraka Jadi Teladan Generasi Muda Jakarta Pusat
- 17 Jul 2026 10:40 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Pemerintah Jakarta Pusat mempersiapkan calon Paskibraka melalui pertemuan koordinasi dengan orang tua, sekolah, dan peserta di Aula Gedung Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta pada 16 Juli 2026.
- Paskibraka bukan hanya pengibar bendera, tetapi simbol generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, berjiwa nasionalis, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
- Pembinaan calon Paskibraka dilaksanakan dalam dua tahapan: pra-pemusatan (19 Juni-16 Juli 2026) dan pemusatan latihan (16 Juli-18 Agustus 2026) dengan fokus kesiapan fisik, mental, dan karakter kebangsaan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mulai mempersiapkan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Persiapan dilakukan melalui pertemuan orang tua, pihak sekolah, dan calon Paskibraka di Aula Gedung Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Kamis 16 Juli 2026.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengatakan Paskibraka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera saat upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan. Menurutnya, para peserta diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
"Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan simbol keteladanan generasi muda yang berkarakter, berdisiplin tinggi, berjiwa nasionalis, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Arifin.
Arifin menegaskan keberhasilan pembinaan juga ditentukan oleh dukungan orang tua dan pihak sekolah selama peserta mengikuti latihan. Ia meminta seluruh pihak memberikan pendampingan agar calon Paskibraka dapat menjalani setiap tahapan dengan baik.
"Peran serta orang tua dan sekolah sangat menentukan keberhasilan pembinaan ini. Dukungan moral, perhatian, serta komunikasi yang baik akan sangat membantu proses latihan. Mohon disiplin dalam mendampingi anak selama masa latihan, sekaligus memberikan dorongan positif ketika mereka menghadapi tantangan," ujarnya.
Selain itu, Arifin berharap masa pelatihan menjadi kesempatan bagi peserta untuk membangun karakter, memperkuat kebersamaan, serta menjaga integritas dan kesehatan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting bagi para peserta di masa depan.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Pusat Sony Triwibawa menjelaskan pembinaan calon Paskibraka dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pra-pemusatan berlangsung pada 19 Juni hingga 16 Juli 2026, sedangkan pemusatan latihan digelar mulai 16 Juli sampai 18 Agustus 2026.
Sony mengatakan seluruh rangkaian pembinaan bertujuan membentuk calon Paskibraka yang memiliki kesiapan fisik, mental, dan karakter kebangsaan. Para peserta diharapkan mampu menjalankan tugas pada upacara kenegaraan sekaligus menjadi generasi muda yang berintegritas.
"Tujuan adanya kegiatan ini membentuk calon anggota Paskibraka yang memiliki kriteria fisik, mental, dan karakter kebangsaan yang baik," tandas Sony.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....