Polsek Tambora Amankan Truk Pembawa 12 Unit Motor Bodong

  • 14 Jul 2026 19:33 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Jajaran Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil mengamankan truk yang membawa 12 unit sepeda motor bodong (tidak dilengkapi surat-surat) yang diduga hasil curian dan akan dikirim ke Sumatera.

Operasi pengiriman melalui truk itu berhasil digagalkan Tim Tiger Polsek Tambora di pintu keluar tol Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang diterima pada 7 Juli 2026 mengenai sebuah truk mencurigakan yang mengangkut sepeda motor hasil curian dan melintas di kawasan Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat.

“Mendapat informasi tersebut, Tim Tiger Polsek Tambora langsung bergerak melakukan penyelidikan. Namun, truk target ternyata sudah lebih dulu melintas dan masuk ke dalam jalan tol,” kata Wahyu kepada wartawan, Selasa, 14 Juli 2026.

Tak ingin kehilangan jejak, Tim Tiger langsung melakukan pengejaran. Melalui pelacakan, posisi truk akhirnya diketahui berada di ruas Tol Tangerang-Merak hingga berhasil dihentikan di kawasan Exit Tol Cikupa.

“Tim mengejar dan akhirnya berhasil menghentikan truk tersebut di kawasan Exit Tol Cikupa,” ujar Wahyu.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap bak truk, petugas menemukan tumpukan barang yang disusun sangat padat. Setelah dibongkar, polisi mendapati 12 unit sepeda motor yang sengaja disembunyikan di balik berbagai barang rumah tangga.

“Modusnya memang dikamuflase. Kendaraan ditumpukkan dengan alat-alat rumah tangga seperti sapu, ember, lemari, serta berbagai mainan anak-anak,” katanya.

Menurut Wahyu, penyamaran menggunakan muatan campuran tersebut diduga sengaja dilakukan untuk mengelabui petugas kepolisian maupun petugas pelabuhan saat truk hendak menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

“Dari hasil interogasi terhadap sopir, motor-motor tersebut memang rencananya akan dibawa dan dijual ke Sumatera,” tambahnya.

Setelah truk beserta seluruh muatannya diamankan ke Mapolsek Tambora, penyidik langsung melakukan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin terhadap seluruh kendaraan untuk dicocokkan dengan database laporan kehilangan kendaraan bermotor.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dua unit sepeda motor telah dipastikan merupakan hasil tindak pidana pencurian berdasarkan laporan polisi yang telah diterima sebelumnya.

“Saat dilakukan pengecekan, terdapat dua laporan polisi yang sesuai. Satu berasal dari Polsek Kebon Jeruk dan satu lagi dari Polsek Cengkareng,” kata Wahyu.

Sementara itu, polisi masih melakukan pendalaman terhadap 10 unit sepeda motor lainnya. Penyidik menduga kendaraan tersebut juga merupakan hasil pencurian dari sejumlah wilayah di Jakarta, namun belum seluruhnya dilaporkan oleh para korban.

“Kami masih mendalami 10 kendaraan tersebut. Apabila nantinya berhasil ditemukan pemilik atau laporan polisi yang sesuai, kami akan segera menghubungi korban,” ujarnya.

Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sopir truk berinisial RA. Namun hingga kini status RA masih sebagai saksi sembari penyidik mendalami sejauh mana keterlibatannya dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, RA mengaku baru pertama kali menerima pekerjaan mengangkut sepeda motor ke luar daerah. Ia juga mengungkap identitas orang yang memerintahkannya.

“Dari keterangan sopir, ada seseorang berinisial TA yang saat ini statusnya masuk daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Wahyu.

Saat ini Polsek Tambora masih memburu TA yang diduga berperan sebagai pengendali sekaligus penadah dalam jaringan pengiriman sepeda motor curian tersebut.

Kapolsek mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk datang ke Mapolsek Tambora guna melakukan pengecekan. Warga diminta membawa dokumen kepemilikan kendaraan seperti STNK atau BPKB asli untuk keperluan verifikasi.

“Silakan datang ke Polsek Tambora. Nanti kami akan fasilitasi dan menyerahkan kembali kendaraan tersebut tanpa dipungut biaya, cukup membawa STNK maupun BPKB asli dari motor yang hilang,” tandas Wahyu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....