Pemprov DKI Berencana Siapkan Lokasi Pengembangan Sekolah Rakyat Bagi 1.000 Siswa
- 04 Jul 2026 19:08 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyiapkan lokasi untuk pengembangan Sekolah Rakyat bagi 1.000 siswa. Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyebut, langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait Sekolah Rakyat.
Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta siap mengkaji penyediaan lahan seluas 5-8 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat berasrama, yang mampu menampung sekitar 1.000 siswa. Demikian disampaikan oleh Gubernur Pramono, di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, pada Jumat 3 Juli 2026.
“Sehingga harapan Pak Presiden Prabowo untuk bisa menambah sampai dengan 1.000 siswa, kami akan mendalami ini dan menyiapkan lokasi yang mungkin bisa digunakan untuk sekolah rakyat untuk 1.000 siswa,” ujar Gubernur Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan untuk memutuskan rantai ketidakberuntungan dalam sebuah keluarga. Melalui kehadiran Sekolah Rakyat, Ia pun berharap akses pendidikan berkualitas tetap dapat dirasakan oleh anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, memberikan apresiasi atas dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap program Sekolah Rakyat.
“Saya tentu juga menyambut baik, karena Pak Gubernur ingin menyambut harapan Pak Presiden agar khusus DKI Jakarta ada tambahan sekolah rintisan yang bisa menampung tidak kurang dari 1.000 siswa Sekolah Rakyat untuk di DKI Jakarta," kata Saifullah.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal, Sekolah Rakyat di Jakarta memanfaatkan aset Pemerintah sebagai lokasi sekolah rintisan.
Adapun saat ini, terdapat 10 lokasi yang telah disiapkan. Dari jumlah tersebut, 8 lokasi di antaranya sedang direnovasi, termasuk gedung milik Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Pejompongan, serta lokasi di Marunda dan Curug.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....