Wakil Walikota Jaktim: Perundungan di Sekolah Harus Dihentikan

  • 20 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto mengingatkan seluruh satuan pendidikan untuk mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, terutama menjelang penerimaan siswa baru.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sinkronisasi Pendidikan, Sosialisasi, dan Roadshow Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur di Aula Lantai IV Kantor Kecamatan Cakung, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurutnya, sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Ia menilai upaya pencegahan perundungan perlu melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk komite sekolah dan orang tua.

"Kita harapkan tidak ada lagi bullying di seluruh sekolah di Jakarta Timur. Keberadaan FKKS ini menjadi wadah pemersatu dalam meningkatkan mutu kualitas pendidikan yang beradab, menjadikan generasi muda bangsa yang berakhlak mulia," kata Kusmanto, dikutip dari siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026.

Ia meminta seluruh akademisi dan pemangku kepentingan di dunia pendidikan terus mengingatkan siswa mengenai dampak negatif perundungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah gangguan mental pada korban serta menghindari trauma yang dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Selain membahas penerimaan murid baru, Kusmanto juga mengajak sekolah untuk berperan aktif dalam mendukung program pengelolaan lingkungan. Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

"Kami meminta agar kepala sekolah dan guru untuk menyosialisasikan pentingnya memilah sampah kepada para murid, sehingga budaya pengelolaan sampah dapat tertanam sejak di bangku sekolah," ujar Kusmanto.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, komite sekolah, dan orang tua. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....