Ribuan Personel Gabungan Kawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

  • 17 Jun 2026 16:59 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 4.576 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dan melayani jalannya aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Rabu 17 Juni 2026. Ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, BKO TNI, serta unsur Pemerintah Daerah.

Pengamanan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Silang Selatan Monas yang menjadi titik aksi Aliansi Masyarakat Jakarta Timur dan sejumlah elemen massa lainnya. Selain itu, personel juga disiagakan di depan Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Bundaran HI.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung memimpin langsung apel pengamanan di kawasan Monas sebelum personel ditempatkan di titik-titik aksi. Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami menyiapkan personel untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan," ujar Reynold.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar tetap profesional selama melakukan pengamanan. Petugas diminta tidak mudah terpancing situasi serta menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku.

Reynold menegaskan seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api maupun senjata tajam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

Selain kepada personel, Kapolres juga mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Menurutnya, kebebasan menyampaikan aspirasi harus tetap dibarengi dengan tanggung jawab menjaga keamanan bersama.

"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku," katanya.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus kendaraan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi aksi. Pengaturan akan dilakukan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Masyarakat yang hendak melintas di kawasan sekitar lokasi aksi diimbau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas. Polres Metro Jakarta Pusat memastikan pengamanan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan dapat menghubungi layanan darurat Polisi 110 yang beroperasi selama 24 jam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....