Alfamidi Ajak Warga Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan

  • 09 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Alfamidi Cabang Bekasi menggelar pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun bagi warga di Bank Sampah Sejahtera, Jakarta Timur, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat 5 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti 30 peserta dan menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Kampung Merdeka Alfamidi.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara bertanggung jawab. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, produk hasil olahan minyak jelantah juga dinilai memiliki nilai ekonomi dan manfaat untuk kebutuhan sehari-hari.

Branch Manager Alfamidi Cabang Bekasi, Gunardi, mengatakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum yang tepat untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, langkah sederhana dari rumah dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah masih memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik,” kata Gunardi.

Ia menambahkan keterampilan mengolah minyak jelantah dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan limbah tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih bersih tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan warga.

Gunardi menilai kolaborasi dengan komunitas dan lembaga lokal memiliki peran penting dalam menciptakan program yang bermanfaat. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menghadirkan edukasi sekaligus dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, pegiat lingkungan yang juga menjadi fasilitator pelatihan, Tri Sugiarti, mengapresiasi langkah Alfamidi dalam memberikan edukasi kepada pengelola bank sampah. Menurutnya, masih banyak kader bank sampah yang membutuhkan pengetahuan tentang pengolahan limbah bernilai tambah.

“Masih banyak pengelola bank sampah yang belum mendapatkan pengetahuan mengenai cara mengolah sampah agar memiliki nilai tambah. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru sekaligus keterampilan yang bisa diterapkan secara langsung,” ujar Tri.

Tri berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas kader bank sampah. Ia menilai keterampilan mengolah limbah menjadi produk bermanfaat dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Dengan pelatihan seperti ini, saya berharap para kader bank sampah menjadi lebih kreatif dan memiliki harapan untuk menambah penghasilan dari hasil pengolahan sampah,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri lurah dan perangkat kelurahan setempat. Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang mengusung konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah.

Melalui program ini, Alfamidi berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Perusahaan juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup ramah lingkungan melalui pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....