Groundbreaking Jembatan Donat Dukuh Atas Ditargetkan Digelar saat HUT Jakarta

  • 08 Jun 2026 21:09 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pelaksanaan groundbreaking jembatan penghubung berbentuk melingkar atau yang sementara dikenal sebagai “jembatan donat” di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, akan digelar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, 21-22 Juni 2026. Proyek tersebut disiapkan untuk memperkuat integrasi berbagai moda transportasi yang beroperasi di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan jembatan penghubung tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi di Jakarta. Kawasan Dukuh Atas dipilih karena menjadi salah satu simpul transit utama yang mempertemukan berbagai moda transportasi massal.

“Intinya adalah bagaimana mengintegrasikan secara keseluruhan transportasi yang ada di Jakarta,” kata Pramono di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Ia berharap peletakan batu pertama dapat dilakukan bersamaan dengan agenda perayaan HUT Jakarta. Selain groundbreaking jembatan donat, Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah agenda infrastruktur lainnya pada periode yang sama.

Pramono menjelaskan jembatan berbentuk melingkar tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai penghubung kawasan, tetapi juga menjadi fasilitas yang mempermudah perpindahan penumpang antarmoda transportasi di Dukuh Atas.

Selama ini, kawasan Dukuh Atas telah menjadi titik temu sejumlah layanan transportasi publik, mulai dari MRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, hingga TransJakarta. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas penumpang di kawasan transit yang setiap hari dipadati pengguna transportasi umum.

“Peningkatan konektivitas transportasi publik menjadi kebutuhan penting seiring terus bertambahnya jumlah masyarakat yang beralih menggunakan angkutan massal, baik dari Jakarta maupun wilayah penyangga,” ujarnya.

Ia juga optimistis tingkat integrasi transportasi publik di Jakarta akan semakin meningkat apabila proyek jalur LRT rute Velodrome-Manggarai dapat beroperasi sesuai target pada Agustus mendatang. “Kalau itu bisa diresmikan, maka konektivitas di Jakarta yang sekarang ini 93 persen pasti akan mengalami kenaikan,” ujar Pramono.

Pemprov DKI Jakarta berharap berbagai proyek integrasi transportasi yang sedang berjalan dapat semakin memudahkan perpindahan penumpang antar moda, sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik sebagai pilihan utama mobilitas warga perkotaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....