Polisi Pastikan Pria Kaki Putus di Tambora akibat Kecelakaan Tunggal

  • 25 Mei 2026 16:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi memastikan informasi aksi begal yang menyebabkan seorang pria tergeletak di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Tambora, Jakarta Barat, adalah kabar tidak benar atau hoaks.

Sebelumnya, video yang beredar di media sosial memperlihatkan korban tergeletak di jalan dengan kondisi mengenaskan, di mana kaki kanannya tampak putus di area lutut.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, mengatakan peristiwa yang terjadi pada Minggu 24, Mei 2026 dini hari, merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal, bukan tindak kejahatan.

“Kami klarifikasi bahwa informasi begal tersebut tidak benar. Kejadian sebenarnya adalah kecelakaan tunggal dengan korban berinisial AP,” ujar Sudrajat.

Sudrajat menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Grogol menuju Jembatan Dua. Namun, saat melintas di tikungan depan Seasons City, korban kehilangan kendali.

“Korban tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak beton penyangga tiang lampu jalan, kemudian terlempar ke seberang jalan,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi kaki korban yang mengalami luka berat disebabkan benturan keras dengan beton penyangga tersebut “Kakinya patah akibat menghantam beton penyangga lampu jalan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban juga mengakui mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol, sehingga memicu hilangnya kendali saat berkendara.

“Korban berada dalam pengaruh alkohol saat mengemudi, yang menyebabkan kecelakaan tersebut,” jelas Sudrajat.

Sudrajat mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....