Teror Monyet Liar di Marunda, Upaya Penangkapan Belum Membuahkan Hasil

  • 22 Mei 2026 08:16 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Warga di wilayah Marunda, Jakarta Utara, saat ini diliputi rasa cemas akibat teror monyet liar yang kian agresif. Insiden terbaru dilaporkan mengakibatkan seorang balita mengalami luka serius akibat gigitan monyet hingga harus mendapatkan 30 jahitan di Puskesmas setempat.

Ibu Badriah (57), salah satu saksi sekaligus keluarga korban, menceritakan detik-detik mencekam saat penyerangan terjadi. Menurutnya, peristiwa itu bermula saat cucunya hendak memberikan makanan berupa pisang kepada monyet tersebut.

"Dia (korban) lagi mau kasih makan pisang, tiba-tiba dari belakang monyet itu langsung nubruk (menyerang). Dia jerit-jerit minta tolong, saya langsung lompat buat bantu, tapi monyet itu malah balik menyerang saya juga sebelum akhirnya lari," ujar Badriah saat diwawancarai RRI Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Akibat serangan tersebut, korban menderita luka robek yang cukup dalam. Badriah menyebutkan bahwa darah terus mengalir dari tangan cucunya hingga ditemukan dua lubang bekas gigitan yang cukup besar. Korban segera dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Monyet Cerdik dan Masih Berkeliaran

Hingga saat ini, monyet yang diperkirakan berukuran sebesar balita tersebut masih berkeliaran di pemukiman warga. Berdasarkan keterangan warga, monyet ini diduga merupakan hewan liar yang berpindah-pindah tempat, mulai dari wilayah Bekasi, Kampung Bali, Bojong, Poncol, hingga akhirnya sampai ke Marunda.


Keberadaan primata ini membuat warga sangat resah. Badriah mengungkapkan bahwa anak-anak kini tidak berani bermain di luar rumah. Monyet tersebut juga dikenal cerdik karena sering bersembunyi di atap rumah atau di atas mesin cuci warga, dan segera melarikan diri jika mendengar suara ramai.

"Warga di sini sudah nggak berani keluar. Saya kalau mau naik motor saja buru-buru, takut tiba-tiba diserang. Kemarin sempat dilempar batu tapi batunya ditangkis sama monyet itu," tambahnya.

Upaya Penangkapan Belum Membuahkan Hasil

Pihak kepolisian, pengelola rusun, RT/RW, hingga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sebenarnya telah turun tangan untuk menyisir lokasi. Namun, hingga saat ini monyet liar tersebut belum berhasil diamankan.

Beberapa jebakan telah dipasang oleh petugas di titik-titik yang sering menjadi tempat munculnya monyet, namun hewan tersebut belum juga masuk ke dalam perangkap.

Warga berharap pihak terkait, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dapat segera mengevakuasi monyet tersebut dengan tindakan yang lebih efektif agar tidak ada lagi jatuh korban jiwa maupun luka di kemudian hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....