Teror Monyet Liar di Marunda: Seorang Balita Alami Luka Serius Mendapat 30 Jahitan
- 22 Mei 2026 08:15 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Warga di wilayah Marunda, Jakarta Utara, kini diliputi rasa cemas setelah serangan monyet liar yang kian agresif. Insiden terbaru dilaporkan mengakibatkan seorang balita mengalami luka parah akibat gigitan monyet hingga harus mendapatkan 30 jahitan di Puskesmas setempat.
Ibu Badriah (57), salah satu saksi sekaligus anggota keluarga korban, menceritakan detik-detik mencekam saat penyerangan terjadi. Menurutnya, peristiwa itu bermula saat ia sedang mengasuh cucunya di luar rumah. Tanpa diduga, seekor monyet liar menyerang dari arah belakang.
"Dia (korban) lagi mau kasih makan pisang, tiba-tiba dari belakang monyet itu langsung nubruk. Dia jerit-jerit minta tolong, saya langsung lompat buat bantu, tapi monyet itu malah balik menyerang saya juga sebelum akhirnya lari," ujar Badriah saat diwawancarai RRI Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.
Akibat serangan tersebut, korban menderita luka robek yang cukup dalam. "Pas saya lihat, ya Allah, darahnya ngalir terus. Ternyata ada dua lubang bekas gigitan yang cukup besar. Akhirnya langsung dibawa ke Puskesmas dan dijahit sampai 30 jahitan," tambahnya dengan nada getir.
Monyet Liar Masih Berkeliaran
Hingga saat ini, monyet yang diperkirakan berukuran sebesar balita (usia 1 tahun ke atas) tersebut masih berkeliaran di pemukiman warga. Badriah menyebut monyet itu sering terlihat nangkring di atap rumah warga atau di atas mesin cuci.
Berdasarkan keterangan warga, monyet ini diduga berasal dari wilayah Bekasi dan berpindah-pindah tempat mulai dari Kampung Bali, Bojong, Poncol, hingga Kebon Kelapa, sebelum akhirnya meneror warga Marunda.
Keberadaan primata ini membuat warga sangat resah. "Anak-anak sekarang nggak berani main di luar. Saya sendiri kalau mau naik motor harus buru-buru, takut tiba-tiba ditubruk. Monyetnya cerdik, kalau dengar suara ramai dia kabur, bahkan kemarin sempat dilempar batu tapi batunya ditangkis sama dia," kata Badriah.
Upaya Penangkapan Belum Membuahkan Hasil
Pihak kepolisian, pengelola rusun, RT/RW, hingga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah turun tangan untuk menyisir lokasi. Meski beberapa jebakan telah dipasang di titik-titik tertentu, monyet liar tersebut belum berhasil ditangkap.
Warga berharap pihak terkait, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dapat segera mengevakuasi monyet tersebut dengan tindakan yang lebih efektif agar tidak ada lagi korban jatuh.
"Kalau bisa segera dirapihkan (ditangkap), atau kalau ketemu ditembak mati saja daripada bikin resah terus. Soalnya di mana-mana sudah makan korban," pungkas Badriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....