Gubernur Pramono Perpanjang Jalur LRT hingga Dukuh Atas

  • 21 Mei 2026 15:56 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan akan memperpanjang jalur Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Velodrome-Manggarai hingga kawasan Dukuh Atas. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas transportasi publik dan menyempurnakan integrasi antarmoda di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan keputusan tersebut telah ditetapkan setelah melalui pembahasan bersama dengan mempertimbangkan berbagai masukan, kajian, hingga kemampuan fiskal daerah.

“Jadi kemarin saya sudah memutuskan dalam rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan, dan juga kemampuan fiskal pemerintah DKI Jakarta, untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai Dukuh Atas,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Pramono menegaskab proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026. Setelah tahap tersebut rampung, pembangunan lintasan akan dilanjutkan menuju Dukuh Atas yang selama ini menjadi salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.

“Dengan adanya perpanjangan jalur tersebut, total lintasan LRT Jakarta akan bertambah dari semula 12,2 kilometer menjadi 14,2 kilometer. Jumlah stasiun pun meningkat menjadi 12 titik pemberhentian yang membentang dari Velodrome hingga Dukuh Atas,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, proyek perluasan jalur itu juga membutuhkan tambahan investasi sekitar Rp2,7 triliun. Menurutnya, pengembangan ke Dukuh Atas menjadi prioritas karena kawasan tersebut terintegrasi dengan berbagai moda transportasi massal lainnya.

“Kemudian ada penambahan investasi ataupun anggaran kurang lebih Rp 2,7 triliun,” katanya.

Sementara itu, rencana pengembangan jalur LRT ke arah utara menuju kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, hingga Bandara Soekarno-Hatta belum menjadi fokus utama dalam waktu dekat. Pemprov DKI memilih menyelesaikan lebih dahulu jalur hingga Ancol sebelum melanjutkan pengembangan ke kawasan lain.

“Sedangkan dari Velodrome, JIS, Ancol, kemudian nanti akan diteruskan sampai PIK 2 dan sampai dengan Soekarno-Hatta, rutenya, trasenya diselesaikan kemudian. Sekarang baru selesai sampai dengan Ancol,” kata Pramono.

Di sisi lain, Pramono juga meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera menyiapkan kajian lanjutan untuk trase Ancol-PIK 2 hingga terhubung ke Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, integrasi jaringan transportasi massal akan semakin optimal jika seluruh lintasan saling terkoneksi dengan MRT lintas Balaraja-Cikarang di masa mendatang.

“Maka kalau itu bisa dilakukan, semua loop dan juga utara-selatan maupun tengah yang nanti akan ada MRT dari Balaraja-Cikarang, itulah yang akan membuat konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....