Jelang Iduladha, Bulog DKI-Banten Siapkan 30 Ribu Liter Minyakita

  • 20 Mei 2026 20:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten menyiapkan sebanyak 30 ribu liter minyak goreng Minyakita untuk digelontorkan ke pasar-pasar di wilayah DKI Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib mengatakan stok Minyakita yang tersedia saat ini akan terus ditambah melalui pengiriman dari produsen guna memastikan distribusi berjalan lancar.

“Stok yang tersedia saat ini sebanyak 30 ribu liter, dan akan segera bertambah seiring dengan pengiriman yang sudah kami mintakan ke produsen penyedia Minyakkita,” ujar Taufan dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurutnya, penggelontoran Minyakita menjadi salah satu strategi Bulog untuk menjaga keseimbangan pasokan pangan dan menekan potensi lonjakan harga di pasar menjelang hari besar keagamaan. Distribusi minyak goreng tersebut difokuskan ke pasar-pasar yang masuk dalam jaringan SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok) di wilayah DKI Jakarta.

Taufan menegaskan, langkah tersebut juga bertujuan memberi kepastian kepada masyarakat bahwa kebutuhan minyak goreng tetap tersedia dan mudah dijangkau, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran terhadap kelangkaan barang maupun kenaikan harga yang tinggi.

Selain memperkuat pasokan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta untuk memetakan kebutuhan pasar di berbagai wilayah. “Kami juga melakukan diskusi dengan Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya pemetaan kebutuhan pasar agar pendistribusian Minyakita dapat berjalan efektif dan efisien,” katanya.

Di sisi lain, Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten juga mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) kepada masyarakat penerima manfaat. Setelah sempat terkendala pasokan bahan baku plastik untuk kemasan, distribusi bantuan kini mulai berjalan normal dan dipercepat di sejumlah kecamatan.

Beberapa wilayah yang mulai melakukan penyaluran secara serentak antara lain Johar Baru, Senen, Tanah Abang, Kemayoran, Matraman, Kalideres, Cengkareng, Palmerah, Tambora, serta sejumlah kecamatan lainnya di Jakarta.

Taufan menjelaskan, percepatan penyaluran bantuan pangan dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.

“Langkah tersebut diharapkan dapat menahan lonjakan permintaan konsumsi di pasar yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok. Ini menjadi stimulus ekonomi dalam menjaga stabilisasi harga, sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat penerima bantuan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....