Pramono Pastikan Tahap Pengujian LRT Fase 1B Dilakukan Secara Ketat dan Aman

  • 14 Mei 2026 16:09 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pembangunan dan pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Meski proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2026, pihaknya memastikan seluruh tahapan pengujian dilakukan secara ketat sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.

Pramono menjelaskan percepatan penyelesaian proyek bukan berarti mengabaikan faktor keselamatan. Menurut dia, sistem transportasi massal seperti LRT dan MRT harus memenuhi standar keamanan tertinggi karena menyangkut keselamatan publik.

“Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority. Walaupun dikebut, sebenarnya bukan dikebut, karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah beroperasi penuh. Dan itu memang sudah ditetapkan,” ujar Pramono, di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.

Saat ini, proses uji coba operasional jalur Velodrome-Manggarai telah dimulai. Tahapan tersebut meliputi pengujian rangkaian kereta, sistem perjalanan, hingga pengaturan headway atau jarak waktu antar kereta guna memastikan operasional berjalan aman dan optimal.

Pramono optimistis seluruh proses pengujian dapat berjalan sesuai rencana sehingga peresmian operasional penuh dapat dilakukan pada Agustus mendatang. “Dalam uji coba ada yang rangkaiannya berapa, headway-nya berapa, itulah yang dilakukan sekarang. Harapan saya nanti Agustus begitu diresmikan akan beroperasi sepenuhnya,” katanya.

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B sendiri telah dimulai sejak Oktober 2023. Jalur tersebut merupakan lanjutan dari Fase 1A Pegangsaan Dua–Velodrome, sehingga total lintasan LRT Jakarta nantinya membentang sepanjang 12,2 kilometer dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai.

Dalam pengembangannya, Fase 1B akan menghadirkan lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Stasiun Manggarai sebagai titik akhir perjalanan.

Kehadiran Stasiun Manggarai dinilai strategis karena akan mengintegrasikan layanan LRT Jakarta dengan KRL Commuter Line serta kereta api jarak jauh. Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta dan wilayah penyangga.

Berdasarkan data terbaru per awal Mei 2026, progres pembangunan fisik proyek telah melampaui 91 persen. Uji coba segmen pertama juga sudah dilakukan pada 30 April 2026 sebagai bagian dari tahapan persiapan operasional penuh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....