Sampah Meluber di Benhil, Warga Keluhkan Bau dan Jalan Licin

  • 11 Mei 2026 15:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Tumpukan sampah meluber hingga menutupi sebagian Jalan Administrasi Negara I, RW 07 Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin 11 Mei 2026. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan membuat jalan menjadi licin.

Ali, warga Benhil, mengatakan sampah yang menumpuk sudah sangat mengganggu aktivitas warga sekitar. Selain mengeluarkan aroma menyengat, air rembesan sampah yang bercampur minyak disebut mengalir ke badan jalan dan dinilai membahayakan pengendara.

“Sampah ini sangat mengganggu sekali baunya. Belum lagi beberapa kendaraan sepeda motor terjatuh karena jalan licin akibat tumpahan air yang bercampur minyak mengalir ke jalan,” ujar Ali saat ditemui di lokasi.

Menurut Ali, kondisi itu terjadi setelah frekuensi pengangkutan sampah berkurang dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut truk sampah yang sebelumnya rutin datang setiap hari kini hanya mengangkut sampah setiap empat hingga lima hari sekali.

“Kalau sebelum tragedi longsor sampah di Bantar Gebang truk rutin angkat, kalau sekarang 4 hari sekali bahkan bisa 5 hari sekali. Saya berharap petugas bisa segera mengangkut sampah,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Tanah Abang, Arifin, menjelaskan keterlambatan pengangkutan dipicu keterbatasan armada truk sampah. Jumlah armada yang beroperasi di wilayah Tanah Abang disebut menurun cukup signifikan.

“Kalau dibilang tidak pengangkutan sampah 5 hari sekali itu tidak benar. Armada kami dalam satu minggu dua kali pengangkutan sampah,” ucap Arifin.

Ia juga mengungkapkan volume sampah meningkat karena banyak warga dari luar kawasan Benhil yang membuang sampah di lokasi tersebut. Jalan Administrasi Negara I diketahui menjadi jalur penghubung antara kawasan Petamburan dan Bendungan Hilir.

“Kalau jumlah sampah warga RW 07 sebenarnya dapat kita atasi. Ini yang jadi masalah adalah warga yang melintas membuang sampah di lokasi ini,” ungkapnya.

Untuk mengatasi penumpukan sampah, petugas Lingkungan Hidup akan menurunkan satu truk besar dan satu alat berat ke lokasi. Warga juga diminta mulai memilah sampah rumah tangga sebelum dibuang agar memudahkan proses pengangkutan.

“Kami juga berharap warga sudah memilah sampah. Pasalnya hanya sampah jenis residu saja yang dapat diangkut untuk dibuang ke Bantargebang,” tutup Arifin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....