Pemkot Jakbar Targetkan Percepatan Infrastruktur di Lima Kelurahan

  • 27 Apr 2026 22:33 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah bersama Koalisi Orang Muda dan Masyarakat Sipil (Kommas) membahas tindak lanjut hasil pemetaan sanitasi di lima kelurahan.

Kelima wilayah yang menjadi fokus yakni Kelurahan Tomang, Kedoya Utara, Kapuk, Keagungan, dan Jatipulo. Pemetaan mencakup berbagai persoalan, mulai dari septic tank, saluran air mampat, hingga kerawanan bencana.

“Kita semua sepakat diskusi ini harus ada hasil. Apa yang disampaikan menjadi persoalan dan tanggung jawab kita bersama,” kata Iin saat menerima audiensi Kommas, Senin, 27 April 2026.

Ia menilai persoalan sanitasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat. Untuk itu, ia menginstruksikan percepatan pembangunan infrastruktur sanitasi di wilayah terdampak.

Sebagai langkah awal, Pemkot Jakarta Barat berencana membangun lima unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Kelurahan Tomang. Iin optimistis program tersebut dapat direplikasi di kelurahan lainnya.

“Jika Tomang bisa, maka Kedoya Utara, Kapuk, Keagungan, dan Jatipulo pasti bisa,” tegasnya.

Terkait mitigasi banjir, Iin mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke kali maupun saluran air. Ia juga meminta agar saluran tetap terbuka sehingga memudahkan proses pembersihan.

Menurutnya, penyelesaian persoalan di lapangan membutuhkan sinergi semua pihak, tanpa harus selalu bergantung pada ketersediaan anggaran.

“Di mana ada persoalan, di situ ada jawaban. Kuncinya kerja bersama, saling percaya, dan target yang terukur,” katanya.

Sebagai informasi, Kelurahan Tomang menargetkan deklarasi Open Defecation Free (ODF) pada Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....