BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Potensi Rob Jakarta
- 21 Apr 2026 09:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dan potensi banjir pesisir di wilayah Jakarta hingga perairan utara Jawa Barat. Peringatan ini berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga 24 jam ke depan pada Selasa, 21 April 2026 dengan kondisi cuaca didominasi berawan hingga hujan ringan.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Mahfud, mengatakan angin di wilayah tersebut bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum 10 knot atau sekitar 18 kilometer per jam. “Kondisi ini terjadi di Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, hingga perairan Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon,” ujar Mahfud dalam siaran radio 91,2FM Pro1 RRI Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Ia menjelaskan tinggi gelombang di wilayah tersebut masih dalam kategori tenang, yakni berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter. Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena adanya fenomena pasang maksimum air laut yang berpotensi menimbulkan banjir rob.
Mahfud menambahkan pasang maksimum air laut diperkirakan mencapai satu meter dan terjadi malam ini sekitar pukul 22.00 WIB. “Sementara pasang minimum dengan ketinggian sekitar 0,2 meter terjadi pada pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat,” ucapnya.

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi akan melanda wilayah utara Jakarta selama sepekan ke depan, terhitung mulai 17 hingga 23 April 2026. Foto: (RRI/Ilyas)
Baca juga:
Fenomena banjir rob diperkirakan berlangsung hingga akhir 23 April 2026, terutama saat fase bulan baru yang memperkuat pasang air laut. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan transportasi di wilayah pesisir serta pelabuhan.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Masyarakat pesisir diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala.
Berdasarkan laman maritim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, peringatan gelombang tinggi juga berlaku di sejumlah wilayah lain di Indonesia, termasuk Banten dengan kategori gelombang tinggi di perairan selatan Lebak. Kondisi ini menunjukkan dinamika cuaca maritim yang perlu diwaspadai secara nasional.
Mahfud mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca terkini demi keselamatan,” kata Mahfud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....