Fenomena Bulan Baru, BPBD DKI Waspadai Banjir Rob di Pesisir Jakarta
- 17 Apr 2026 08:31 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi akan melanda wilayah utara Jakarta selama sepekan ke depan, terhitung mulai 17 hingga 23 April 2026.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi kenaikan tinggi air laut maksimum ini dipicu oleh dua fenomena astronomi yang terjadi bersamaan:
Fase Bulan Baru pada tanggal 17 April 2026. Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 19 April 2026.
Kombinasi kedua fenomena ini secara signifikan meningkatkan potensi terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya di wilayah pesisir.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di titik-titik berikut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan:
Jakarta Utara: Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok.
Kabupaten Adm. Kepulauan Seribu: Wilayah pesisir Kepulauan Seribu.
Guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan, BPBD DKI Jakarta memberikan beberapa poin imbauan bagi warga:
Pantau Kondisi Cuaca: Terus memantau perkembangan perubahan cuaca dan informasi tinggi muka air laut secara berkala.
Hindari Area Pesisir: Membatasi aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terdampak rob, terutama pada jam-jam puncak pasang tinggi.
Cek Drainase: Memastikan sistem drainase di sekitar lingkungan rumah berfungsi dengan baik untuk mempercepat surutnya genangan jika terjadi banjir.
BPBD DKI menginstruksikan warga untuk segera melaporkan jika menemukan potensi genangan atau situasi darurat melalui aplikasi JAKI atau menghubungi pusat bantuan Jakarta Siaga 112 (bebas pulsa).
Informasi terkini mengenai kondisi gelombang laut juga dapat dipantau melalui laman resmi: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....