Wali Kota Jakpus, Dorong Warganya Ikuti Pelatihan dan Kurangi Sampah
- 15 Apr 2026 14:55 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta — Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, kembali menyapa warga melalui kegiatan Silaturahmi Malam Hari (SMH) di Aula SDN Kampung Rawa 02, Johar Baru. Kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Arifin menilai perkembangan wilayah Kampung Rawa menunjukkan kemajuan yang cukup baik meski memiliki kepadatan penduduk tinggi. Ia menilai berbagai program dan aktivitas masyarakat berjalan positif dan mendukung kualitas hidup warga.
“Salah satu yang patut disyukuri yaitu Kampung Rawa memiliki tiga RPTRA, banyak kelurahan di Jakarta Pusat yang tidak memiliki RPTRA. Jadi keberadaan RPTRA ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk sarana interaksi warga, sehingga walaupun penduduknya padat, tapi memiliki kualitas kehidupan yang bagus,” ujarnya.
Arifin juga mendorong warga usia produktif untuk memanfaatkan berbagai program pelatihan dan magang yang disiapkan pemerintah. Menurutnya, program tersebut menjadi peluang meningkatkan keterampilan sekaligus membuka akses kerja bagi generasi muda.
“Ada yang namanya program magang 2026 dari Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat. Tadi info saat Rakorwil, kegiatan magang itu menerima kuota sebanyak 200 orang usia maksimal 24 tahun, dengan memiliki ketentuan-ketentuan khusus. Pendaftaran terakhir nanti 19 April dan untuk magang itu diberikan uang saku perbulan 2,5 juta untuk 6 bulan masa magang, terdapat 18 perusahaan yang ikut dalam program itu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelatihan juga tersedia di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat yang mencakup berbagai keterampilan. Arifin menegaskan masyarakat sebaiknya aktif memanfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Selain itu pula, ada berbagai pelatihan yang diberikan di PPKD Jakarta Pusat di Benhil, mulai dari soft skill sampai yang hard skill juga ada. Jadi jangan jadi pengangguran, jangan pula jadi penonton. Pemerintah sudah menyediakan banyak program untuk menyejahterakan warganya,” tuturnya.
Selain isu ketenagakerjaan, Arifin turut menyoroti pentingnya pengendalian sampah di tingkat masyarakat. Ia menyampaikan adanya rencana pembatasan kapasitas pembuangan sampah ke Bantargebang yang akan mulai berlaku pada Agustus mendatang.
“Jadi saya mengimbau warga Kampung Rawa agar dapat mengurangi pembuangan sampah. Coba mulai memikirkan untuk mendaur ulang sampah, atau menggunakan peralatan makan yang dapat digunakan terus menerus. Contohnya nanti di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat saya akan menerapkan kebijakan pengurangan sampah dari snack box atau nasi box dari acara-acara seperti rapat, jadi sediakan saja di piring,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Kampung Rawa, Suryadi, mengapresiasi respons cepat pemerintah terhadap aspirasi warga. Ia berharap kegiatan SMH dapat terus dilakukan sebagai sarana penyelesaian berbagai persoalan lingkungan.
“Alhamdulillah perasaan saya plong, respon dari Pak Wali yang cepat dan tanggap atas beberapa masalah yang tadi diutarakan. Tadi saya berkeluh kesah terkait WC umum yang belum terealisasi dan juga CCTV, infonya akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga berharap komunikasi antara warga dan pemerintah dapat terus terjalin melalui program tersebut. Menurutnya, SMH menjadi ruang penting untuk mencari solusi atas persoalan yang telah lama dihadapi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....