Gubernur Pramono Minta Pasukan Kuning Bekerja Lebih Proaktif

  • 14 Apr 2026 17:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga untuk bekerja lebih proaktif dalam memantau kondisi infrastruktur jalan. Ia menegaskan, perbaikan tidak boleh hanya mengandalkan laporan warga atau isu yang sedang viral di media sosial.

Demikian dikatakan Pramono saat menghadiri kegiatan apresiasi, silaturahmi, dan halalbihalal bersama Pasukan Kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa, 14 April 2026.

Pramono juga menekankan pentingnya kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan secara langsung. Ia juga meminta jajaran Dinas Bina Marga, terutama kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan jalanan Jakarta bebas dari lubang melalui pengawasan rutin dan respons cepat.

“Saya ingin mengingatkan, pekerjaan ini tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga. Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga memberikan apresiasi atas kinerja Pasukan Kuning yang dinilai konsisten bekerja di berbagai kondisi. Ia menyoroti dedikasi para petugas yang tetap turun ke lapangan, baik saat hujan maupun terik, siang hingga malam hari.

“Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning,” ujarnya.

Pramono turut menyinggung respons cepat Pasukan Kuning dalam menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026. Menurutnya, langkah cepat meskipun bersifat sementara sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Selain memperbaiki jalan berlubang, Pasukan Kuning juga memiliki peran penting dalam pemeliharaan berbagai fasilitas publik lainnya, seperti trotoar, jembatan penyeberangan, pompa underpass, hingga penerangan jalan. Kontribusi ini dinilai berdampak langsung terhadap kenyamanan warga sehari-hari.

“Kerja keras ini mungkin tidak selalu terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh warga setiap hari,” kata Pramono.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjunjung profesionalisme dan disiplin sesuai standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam penggunaan peralatan dan bahan, demi menjamin keselamatan petugas maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....