Pramono: Jakarta International Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota Jakarta

  • 14 Apr 2026 17:03 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta International Marathon (JAKIM) pada 13–14 Juni 2026. Ajang lari berskala internasional yang diinisiasi Bank Tabungan Negara tersebut diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga dan pariwisata.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi atas konsistensi penyelenggaraan JAKIM yang dinilai memberi dampak positif bagi kota. Ia menyebut, ajang tersebut kini telah menjadi agenda yang dinanti masyarakat, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Bank BTN karena Jakarta International Marathon terus diselenggarakan karena turut menggerakkan ekonomi. Saat ini, ajang ini sudah menjadi kegiatan yang ditunggu banyak orang, bahkan di tingkat internasional,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Menurut Pramono antusiasme tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 45.000 orang pada tahun 2026. Pramono menargetkan angka tersebut dapat meningkat menjadi 50.000 peserta pada perayaan 500 tahun Jakarta tahun 2027.

Menurut Pramono, ke depan JAKIM tidak hanya berfokus pada kategori lomba seperti 10K, half marathon, atau full marathon, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih luas bagi masyarakat. Ia ingin ajang ini mampu menciptakan suasana meriah sekaligus menjadikan Jakarta sebagai kota tujuan olahraga yang inklusif.

“Bukan hanya soal lomba, tetapi bagaimana menciptakan kesemarakan dan kebahagiaan, serta menjadikan Jakarta sebagai sport destination yang bisa dinikmati semua orang,” katanya.

Pramono menegaskan, penyelenggaraan JAKIM memiliki dampak ekonomi yang luas melalui efek berganda di berbagai sektor. Kehadiran puluhan ribu peserta dan wisatawan diperkirakan akan meningkatkan okupansi hotel, perputaran usaha kuliner, transportasi, hingga penjualan perlengkapan olahraga dan produk UMKM.

“Penyelenggaraan ini akan memberikan multiplier effect yang signifikan. Hotel-hotel akan terisi, masyarakat datang dari berbagai daerah, dan UMKM bergerak,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI Jakarta akan menggratiskan layanan transportasi umum bagi peserta dan panitia selama acara berlangsung. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas sekaligus mengurangi kemacetan di sekitar rute lomba.

Untuk memastikan kelancaran acara, Pramono mengerahkan dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Satpol PP, hingga Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, mengungkapkan tingginya animo masyarakat sudah terlihat sejak awal pendaftaran dibuka. Bahkan, jumlah pendaftar telah melampaui 40.000 orang sebelum penutupan.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan, kami melihat antrean pendaftaran di kantor cabang sudah terjadi sejak malam hari. Ini menunjukkan JAKIM telah menjadi fenomena baru di masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....