Gubernur Pramono Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat delesai dalam Setahun

  • 10 Apr 2026 21:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung menargetkan pengerukan Kanal Banjir Barat selesai dalam kurun waktu satu tahun. Adapun saat ini, proses pengerukan difokuskan pada segmen Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Pramono menyebut, langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta. Demikian disampaikan oleh Gubernur Pramono saat meninjau langsung pengerukan Kanal Banjir Barat pada segmen Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat 10 April 2026.

“Ini tempat yang sangat strategis untuk mengatasi salah satu persoalan banjir yang ada di Jakarta. Di sinilah pertemuan antara Sungai Ciliwung dengan Kali Krukut. Selama ini sudah cukup lama tidak dilakukan pengerukan,” ujar Gubernur Pramono.

Sebagai informasi, Kanal Banjir Barat memiliki lebar antara 30-100 meter, dengan total rencana volume pengerukan mencapai sekitar 179 ribu meter kubik. Pengerukan akan dilakukan dalam tiga segmen, yakni Pintu Air Manggarai hingga Stasiun Karet sepanjang 3.543 meter, Stasiun Karet hingga Pintu Air Karet sepanjang 686 meter, serta Pintu Air Karet hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy) sepanjang 3.850 meter.

“Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur. Ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Adapun pengerukan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampung air, memperlancar aliran, serta mengatasi pendangkalan akibat endapan lumpur dan sampah. Upaya ini merupakan salah satu bagian untuk menekan risiko banjir dan genangan. Terlebih di wilayah Setiabudi, Tanah Abang, Menteng, Gambir, Palmerah, hingga Grogol Petamburan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....