Gunungan Limbah Kerang: Masalah Menahun yang Belum Teratasi

  • 10 Apr 2026 17:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Tumpukan limbah kulit kerang yang menggunung di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, terus menjadi persoalan yang belum kunjung usai. Meski sudah berlangsung cukup lama, pengelolaan limbah ini dinilai masih belum maksimal dan kurang memberdayakan warga sekitar.

Arwan, salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut, menuturkan bahwa tumpukan limbah kerang sudah ada sejak tahun lalu dan sangat sulit untuk dibersihkan.

Meskipun warga sudah terbiasa dengan aroma yang dihasilkan, namun keberadaan limbah yang berserakan di dekat tanggul laut tetap mengganggu kerapian dan estetika lingkungan.

"Kalau tumpukan sampah itu sudah lama, memang susah dibersihkan. Kalau dibilang bau sih tidak terlalu ya, karena sudah biasa. Tapi kalau hujan, (limbah) itu biasanya langsung hanyut ke laut," ujar Arwan saat ditemui RRI Jakarta, Jum'at 10 April 2026.

Menurut Arwan, selama ini pengelolaan limbah kerang hanya dikelola oleh segelintir orang atau komunitas tertentu saja. Padahal, limbah tersebut memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik, seperti diolah menjadi paving block.

Namun, karena kurangnya koordinasi dan keterlibatan masyarakat luas, tumpukan limbah tersebut seringkali berakhir dengan dibuang kembali ke laut.

Arwan berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam hal sosialisasi dan pemberdayaan warga lokal secara merata. Ia meyakini bahwa jika warga dilibatkan secara aktif, masalah limbah ini bisa menjadi peluang ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

"Sebenarnya warga bisa mengelola kalau pemerintah mau mensosialisasikan lebih merata. Jangan cuma satu atau dua orang saja yang tahu. Harus ada kerja sama dan pemberdayaan orang-orang sini agar limbah ini tidak berakhir dibuang ke laut lagi," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan kulit kerang masih terlihat menghiasi pinggiran laut Kalibaru, menanti solusi jangka panjang yang tidak hanya mengedepankan kebersihan, tetapi juga kesejahteraan warga sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....