Kasus Dugaan Pelecehan Siswi di Kalideres Diselesaikan Secara Kekeluargaan

  • 10 Apr 2026 16:57 WIB
  •  Jakarta

‎RRI.CO.ID, Jakarta - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang siswi SMP berinisial C (13) di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, berakhir damai melalui jalur kekeluargaan.

‎Peristiwa ini sempat viral di media sosial yang melibatkan seorang pria berinisial KM (33), yang diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap korban pada Selasa (7/4/2026) di area parkir sebuah minimarket.

‎Kejadian bermula saat korban hendak berbelanja di minimarket yang berada di seberang SMA Yadika 3, usai pulang sekolah.

‎Saat keluar dari toko, korban ditegur oleh terlapor. Pelaku kemudian memegang lengan korban dengan maksud mengajak berkenalan.

‎Merasa takut, korban segera pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Mendengar hal itu, orang tua korban sempat mendatangi lokasi untuk mencari pelaku dalam kondisi emosi.

‎Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

‎“Awalnya kami mengimbau agar orang tua korban membuat laporan resmi. Namun, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan,” ujar Kompol Rihold saat dikonfirmasi, Jumat, 10 April 2026.

‎Sementara, melalui video pernyataan singkat, ibu korban berinisial SF menyampaikan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara damai.

‎“Selamat siang, saya orang tua dari murid berinisial C (13), yang bersekolah di SMP Yadika 2. Terkait kejadian yang beredar di media sosial, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar SF.

‎Kompol Rihold mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa.

‎Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi Call Center 110 serta mengapresiasi pihak sekolah yang dinilai sigap dalam mencegah potensi kericuhan di lokasi kejadian.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melapor jika terjadi hal serupa,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....