Dari Kumuh ke Produktif, Rusun Tambora Disiapkan Punya Ruang Hijau

  • 08 Apr 2026 18:26 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menyiapkan transformasi kawasan Rusun Tambora dari lingkungan yag sempat dipenuhi tumpukan sampah menjadi ruang hunian yang bersih, produktif, dan ramah bagi warga.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan perubahan ini dilakukan melalui penataan lingkungan sekaligus penerapan konsep pengelolaan sampah terpadu yang melibatkan masyarakat.

“Memang kemarin juga ada beberapa persoalan di mana sampah yang dibuang masyarakat di sini menjadi perhatian kita. Ini menjadi tumpukan sampah timbulan yang menjadi persoalan,” kata Iin saat saat menghadiri kegiatan pilah sampah di Rusun Tambora, Rabu, 8 April 2026.

Namun, kata Iin, setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, kawasan tersebut ternyata memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lingkungan yang lebih tertata dan produktif

“Tetapi kemudian setelah kami lihat di lapangan, ini kemungkinan di wilayah ini ada potensi untuk pengelolaan sesungguhnya. Tinggal kita fokus dengan membentuk tim bersama masyarakat untuk kerja sama secara sinergi,” ucapnya.

Iin menjelaskan, pihaknya akan menghadirkan sejumlah fasilitas baru di kawasan rusun, mulai dari area pemilahan sampah, lokasi urban farming, hingga ruang terbuka interaktif yang dapat dimanfaatkan warga, termasuk anak-anak.

Menurut Iin, konsep itu tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga.

“Dari hasil urban farming itu kan bisa dimanfaatkan, jadi akan terjadi sirkular ekonomi,” katanya.

Melalui urban farming, kata Iin, hasil tanaman nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari maupun dijual guna menambah penghasilan.

Selain itu, pengelolaan sampah juga diarahkan untuk mendukung ekonomi sirkular.

Sementara sampah organik akan diolah menjadi kompos, dan sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi.

“Kalau ibu-ibunya sudah semangat jadi penggerak pemilah dan pengolah sampah, saya rasa akan mengajak anak-anak atau mungkin warga yang lainnya,” ujarnya.

Namun, Iin menyatakan saat ini pihaknya tengah fokus melakukan pembersihan total pada area yang sebelumnya menjadi titik penumpukan sampah.

Ke depan, lokasi tersebut akan ditata ulang dan diawasi agar tidak kembali digunakan sebagai tempat pembuangan liar.

“Ini dalam proses pembersihan. Semua harus bersih total, kita akan komunikasikan dengan pengurus RW, RT, dengan Pak Lurah untuk sama-sama menjaga lingkungan itu tidak lagi ada buangan sampah di situ,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....