Pemkot Jakbar Bakal Bangun 150 Tangki Septik di Wijaya Kusuma
- 07 Apr 2026 21:10 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan membangun 150 tangki septik komunal di RW 10 wilayahKelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, mulai Juni 2026 mendatang.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pencapaian target Jakarta bebas buang air besar sembarangan (BABS), menyusul masih adanya warga yang membuang limbah domestik langsung ke saluran air.
Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah, mengatakan kebutuhan tangki septik di wilayahnya masih cukup tinggi dan tersebar di sejumlah titik.
“Secara keseluruhan di kelurahan ini masih membutuhkan sekitar 150 titik tangki septik yang tersebar di 10 RW,” ujar Fajar saat meninjau lokasi, Selasa, 7 April 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas sanitasi tersebut dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat.
Pada tahun anggaran 2025, program ini telah direalisasikan di dua lokasi prioritas, yakni di RW 07 dengan tiga titik untuk 11 Kepala Keluarga (KK), serta satu titik di RW 05 yang melayani lima KK.
Sementara untuk tahun 2026, pihak kelurahan telah menetapkan lokasi prioritas baru di RT 11 dan RT 08 RW 07.
“Rencananya tahun 2026 ini akan dibangun dua titik yang bisa mengakomodir sekitar 16 KK, dengan prioritas di RT 11 RW 07,” jelasnya.
Fajar menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan Sudin SDA agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya sanitasi yang layak.
“Pembuangan tinja langsung ke kali sangat berbahaya bagi lingkungan. Karena itu, kami terus mengedukasi warga,” katanya.
Ia menambahkan, kapasitas tangki septik komunal yang dibangun berkisar antara tiga hingga lima meter kubik, disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing lokasi.
Terkait perawatan, Fajar menyebut setelah masa pemeliharaan dari kontraktor selesai, pengelolaan akan diserahkan kepada masyarakat setempat.
“Harapannya warga bisa merawat dengan baik. Untuk biaya perawatan atau penyedotan nantinya akan dilakukan secara swadaya melalui pengurus RT/RW,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 11 RW 07 Wijaya Kusuma, Handayani, menyebut dari sekitar 90 KK yang tinggal di wilayahnya, masih ada 16 KK yang belum memiliki tangki septik.
“Di RT 11 ini rencananya ada tiga titik untuk 16 KK. Dari total sekitar 90 KK, sebagian besar sudah punya, tapi yang 16 ini belum,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....