Gunungan Sampah Ditepi Tanggul Meresahkan Warga Cilincing

  • 07 Apr 2026 19:56 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan pemukiman warga kini menjadi keluhan utama masyarakat setempat. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga melumpuhkan akses jalan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga, khususnya para penjemur ikan.

Samsi, salah seorang warga yang bekerja di lokasi penjemuran ikan, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah terjadi sejak hari raya Lebaran lalu. Menurutnya, pembersihan sampah sangat minim dilakukan oleh pihak terkait.

"Semenjak Lebaran ini baru diangkat sekali, itu pun cuma satu mobil saja," ujar Samsi saat ditemui di lokasi. Selasa 7 April 2026.

Menurut Samsi, tumpukan sampah ini kian membludak karena warga dari berbagai wilayah, termasuk dari RW 15, RW 5, dan RW 4, turut membuang sampah di lokasi tersebut.

Padahal, awalnya lokasi ini bukanlah tempat pembuangan sampah (TPS) resmi.

Dampak dari gunungan sampah ini sangat dirasakan oleh warga. Bau menyengat yang keluar dari tumpukan sampah sangat mengganggu kenyamanan, terutama bagi mereka yang sehari-hari bekerja menjemur ikan di sekitar lokasi.

Selain itu, gunungan sampah tersebut telah menutup akses jalan yang biasa dilalui warga untuk mengangkut kayu dan hasil jemuran ikan menggunakan becak.

"Sangat terganggu, Pak. Mau lewat saja susah. Ini kan jalan akses warga untuk ngangkut kayu dan ikan. Kalau mau lewat, sekarang harus muter jauh," tambahnya.

Warga berharap agar pihak pemerintah atau dinas terkait segera mengambil tindakan nyata dengan mengangkut sampah tersebut secara rutin, setidaknya dua hingga tiga kali seminggu.

Mereka juga meminta agar disediakan tempat pembuangan yang lebih layak dan tertata agar tidak mengganggu ketertiban umum dan kesehatan warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat meluber hingga ke badan jalan, dan warga masih menunggu respon cepat dari pihak berwenang untuk menangani permasalahan lingkungan ini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....