Hujan Semalaman, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir

  • 04 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Sebanyak 11 RT di Jakarta terdampak banjir dengan ketinggian hingga 40 cm.
  • Luas wilayah terdampak mencapai 0,44 km² berdasarkan data Pantau Banjir.
  • BMKG memprediksi hujan ringan masih terjadi di seluruh wilayah Jakarta hari ini.

RRI.CO.ID, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jabodatebk sejak sore hingga tengah malam menyebabkan genangan air banjir di sejumlah wilayah, dengan 11 RT dilaporkan tergenang. Potensi hujan masih diperkirakan berlanjut dengan intensitas ringan pada Sabtu, 4 April 2026, kata BMKG.

Ilustrasi citra satelt. (Foot: bmkg)

Dalam publikasinya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 RT terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat sore hingga tengah malam. Jumlah RT tergenang bertembah dua RT nenjadi 13 RT terdampak dalam dua jam sejak data tersebut diperbarui pada Sabtu, 4 April 2026 pukul 06.43 WIB melalui dashboard Pantau Banjir berbasis RT.

Berdasarkan data tersebut, total luas wilayah terdampak mencapai 0,44 kilometer persegi dari total luas Jakarta sebesar 661,5 kilometer persegi. Genangan tersebar di wilayah Jakarta Barat, khususnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kedoya Selatan, dan Kembangan Selatan.

Di Kedaung Kali Angke, genangan setinggi 30 cm terpantau di beberapa RT, seperti RT 003/RW 005 dan RT 001/RW 005. Sementara itu, di Kedoya Selatan dan Kembangan Selatan, ketinggian air mencapai 40 cm di sejumlah titik permukiman warga.

Data Pantau Banjir menunjukkan wilayah Kedoya Selatan menjadi salah satu area dengan jumlah RT terdampak terbanyak. Kondisi ini mengindikasikan adanya kerentanan kawasan terhadap limpasan air saat hujan dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi hujan ringan masih akan mengguyur Jakarta sepanjang Sabtu, 4 April 2026. “Pada pagi hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur,” ujar BMKG dalam keterangan resminya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....