Optimisme di Tengah Lumpur: Warga Hadapi Proyek Revitalisasi demi Bebas Banjir

  • 21 Jul 2026 09:07 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA– Suara gemuruh alat berat (beko) yang sedang mengeruk tanah menjadi latar suara sehari-hari bagi warga Jalan Rawa Indah, Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara. Di balik debu dan bisingnya proyek revitalisasi kali tersebut, tersimpan harapan besar dari warga yang sudah bertahun-tahun menjadi langganan banjir.

Ibu Susi, seorang warga keturunan Madura yang telah tumbuh besar di kawasan Rawa Indah, membagikan kisahnya. Bagi Ibu Susi, banjir bukanlah hal baru. Namun, kondisi setahun terakhir dinilainya cukup melelahkan.

"Waktu sebelum lebaran itu, sepuluh kali banjir. Enggak nyampai sepuluh bulan, sepuluh kali banjir," kenang Ibu Susi saat ditemui di sekitar lokasi proyek. Ia menceritakan bahwa banjir terdahulu bahkan bisa mencapai setinggi pinggul orang dewasa. Senin 20 Juli 2026.

"Kalau dulu tahun 2007 malah se-leher, kita sampai kayak ikan mas koki," selorohnya sambil tertawa

Melihat kondisi tersebut, Ibu Susi memandang program revitalisasi kali yang sedang berjalan sebagai solusi yang sangat bermanfaat. Ia tidak menampik bahwa proyek besar seperti ini pasti menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar. Mulai dari lingkungan yang menjadi berantakan, hingga insiden teknis seperti putusnya pipa air bersih (PAM) akibat terkena kerukan alat berat.

"Ya sebenarnya ada yang komen ini berantakan, tapi kan untuk ke depannya bagus, sama-sama kita menikmati. Harapannya begitu, biar kali tidak banjir lagi," ujarnya bijak.

Menanggapi keluhan atau konflik kecil yang terjadi di antara warga akibat dampak proyek, Ibu Susi memilih untuk tetap bersikap positif dan kooperatif. Jika ada fasilitas warga yang rusak seperti pipa PAM yang putus, ia dan warga lainnya memilih untuk langsung melaporkannya ke pihak terkait agar segera diperbaiki.

"Ada yang warga ya marah-marah juga, tapi kan enggak semua orang begitu. Kita nyari baik-baiknya aja. Sama-sama enak ke depannya, itu yang kita harapkan," pungkasnya dengan penuh harap.

Proyek revitalisasi ini memang menuntut kesabaran ekstra dari warga Jalan Rawa Indah. Namun, bagi mereka yang sudah lelah bergelut dengan air pasang, pengorbanan saat ini adalah harga yang sepadan untuk masa depan kawasan yang lebih kering dan nyaman

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....