Target 70 Persen Sampah Dikelola dari Sumber, Pemkot Jakbar Gandeng KAI
- 02 Apr 2026 19:51 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menargetkan 70 persen sampah dapat dikelola langsung dari sumbernya. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengatakan hal itu menjadi bagian dari program prioritas pembangunan tahun 2027.
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi kolaboratif dengan menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam pemanfaatan lahan milik perusahaan tersebut.
“Dalam jangka pendek, kami akan memanfaatkan lahan milik KAI di delapan stasiun di Jakarta Barat untuk mendukung pengelolaan sampah, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan,” kata Iin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota tahun 2026, Kamis, 2 April 2026.
Iin menyebut, kerja sama ini difokuskan pada penggunaan lahan di sekitar stasiun sebagai lokasi pengolahan sampah, khususnya di kawasan padat penduduk yang minim ruang terbuka seperti Tambora dan Taman Sari.
“Kita sama-sama kita bisa kerja sama untuk menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan khususnya di Kecamatan Tambora dan Taman Sari yang tidak memiliki ruang cukup lahan. Sehingga kemarin KAI juga setuju dan kami akan melakukan komunikasi secara efektif,” tuturnya.
Iin menyebut bahwa saat ini volume sampah di wilayahnya mencapai sekitar 807 ribu ton per tahun. Namun, baru sekitar 25 persen yang mampu ditangani secara optimal.
“Targetnya ke depan kita akan melakukan sebuah program secara kolaborasi, 70% sampah bisa dikelola dari sumber. Jadi hanya 30% sampah saja sebagai residu yang diangkut,” kata Iin.
Untuk mencapai target tersebut, Iin menyatakan pihaknya akan meningkatkan kinerja Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), peningkatan kapasitas bank sampah induk dan unit, serta perluasan program sekolah adiwiyata dan kampung iklim hingga tingkat RW.
“Artinya betul-betul kita lakukan upaya yang maksimal secara kolaborasi bersama seluruh stakeholder,” ujar Iin.
Dengan ini, kata Iin, diharapkan mampu menjadi solusi inovatif dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah perkotaan yang padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....