HUT ke-12, Pramono Harap TransJakarta Jaga Kinerja Infrastruktur

  • 27 Mar 2026 21:25 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dapat terus mempertahankan performance (kinerja) infrastruktur dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap transportasi massal di ibu kota.

Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 PT Transportasi Jakarta di Halte TransJakarta Tosari, Jumat, 27 Maret 2026. Mengusung tema “Melangkah Lebih Jauh, 12 Tahun Menghubungkan Kehidupan Jakarta”, peringatan tersebut menjadi refleksi atas peran strategis Transjakarta sebagai tulang punggung transportasi publik.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan apresiasi atas kinerja TransJakarta yang terus berkembang dan memberikan dampak signifikan, tidak hanya bagi mobilitas warga, tetapi juga terhadap perekonomian daerah.

“Dengan capaian tersebut, TransJakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi sistem transportasi di Jakarta. Bahkan, berdasarkan data Time Out 2025, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur terbaik, dan di Asia berada di posisi kedua setelah Singapura,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, layanan TransJakarta kini telah melayani sekitar 1,4 juta penumpang setiap hari dengan total dampak ekonomi mencapai Rp73,8 triliun. Investasi pada sektor transportasi ini juga dinilai sangat produktif, di mana setiap Rp1 triliun investasi mampu menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp3,2 triliun.

“Momentum ini harus dijaga. Semakin besar TransJakarta, harapan publik pun semakin tinggi,” kata Pramono.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan, termasuk disiplin operasional dan aspek keselamatan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kata dia, tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi di lapangan.

“Kami mendukung penindakan tegas, termasuk pemberian sanksi kepada operator maupun pramudi yang lalai. Saya juga telah meminta Direktur Utama TransJakarta untuk mengambil langkah tegas dalam setiap pelanggaran,” katanya.

Melalui berbagai capaian tersebut, Pemprov DKI Jakarta optimistis TransJakarta akan terus berkembang sebagai sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi kebanggaan warga Jakarta.

Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza menjelaskan bahwa peningkatan kualitas layanan juga dilakukan melalui program Transjakarta Akademi untuk memperkuat kompetensi pramudi.

“Sebanyak 125 peserta telah dipersiapkan untuk mendukung peremajaan pramudi Mikrotrans. Program ini merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta, TransJakarta, dan Baznas, dengan pembiayaan SIM dan sertifikasi melalui program CSR,” katanya.

Selain itu, TransJakarta juga menyiapkan 20 pramudi terbaik untuk mengikuti program pertukaran ke Jepang sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan dan profesionalisme.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyampaikan bahwa dukungan terhadap penguatan layanan transportasi publik diwujudkan melalui alokasi Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun atau sekitar 5,99 persen dari total APBD.

“Setiap Rp1 triliun PSO memberikan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun. Ini merupakan bentuk imbal balik pemerintah kepada masyarakat atas kontribusi pajak, yang kami kembalikan dalam bentuk layanan transportasi publik,” ujarnya.

Menurut Khoirudin, sektor transportasi menjadi salah satu komponen pengeluaran terbesar rumah tangga, sehingga kehadiran layanan publik yang terjangkau dan berkualitas sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....